Pada kesempatan ini, dosen FKH Unair yang dipimpin oleh Dr. Dadik Raharjo, drh. M.Kes dengan anggota Prof. Dr. Widjiati, drh., M.Si, Budiarto, drh., MP, Dr. Hartanto Mulyo Raharjo, drh., M.Si., Dian Ayu Permatasari, drh., M.Vet., Arindita Niatazya Novianti, drh., M. Si, dan Dr. Wiwiek Tyasningsih, drh., M.Kes membagikan ilmu pengolahan pangan dari hewan. Sekitar 60 ibu-ibu Dharma Wanita Dinas Pertanian Kabupaten Gresik selain menerima materi sosialisasi, para peserta juga diajak praktik langsung membuat bakso ikan dan nugget ayam.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ir. Eko Anindito Putro, mengaku bangga dengan kepedulian FKH Unair. Ia berharap para peserta PKM ini dapat memulangkan ilmunya kepada masyarakat sekitar sehingga dapat berguna. Selain itu sekaligus meningkatkan asupan gizi dan kecerdasan anak-anak.
"Kegiatan ini sangat pas, dimana sasarannya Ibu-ibu Dharma Wanita yang mana merupakan paling peduli kepada gizi keluarga dan masyarakat," ujar Eko.
Lebih lanjut, Eko berharap kedepannya ada sinergi antara Pemkab Gresik dan FKH Unair, terutama dalam bidang ekonomi. "Kita siap berkolaborasi sehingga menciptakan inovasi baru yang menghasilkan produk-produk hewani yang berkualitas dan bernilai tambah," tambahnya.
Ketua Dharma Wanita Kabupaten Gresik Siti Komariyah apresiasi FKH Unair atas terselenggaranya kegiatan PKM ini. Ia berharap ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat bagi para ibu-ibu Dharma Wanita dan masyarakat Gresik secara luas.
Pada kesempatan ini, Drh. Viki Mustofa selaku Kabidnak Dinas Pertanian Kabupaten Gresik memberikan tips memilih produk hewani kepada para ibu milenial. Ia mengingatkan agar para ibu selalu membeli produk hewani yang halal, berkualitas, dan terjamin kesehatannya.
Selain materi dari drh. Viki Mustofa, para peserta menerima materi mengenai cara mengolah bahan makanan hewani oleh ketua tim dosen FKH Unair Dr. Dadik Raharjo, drh. M.Kes.
Diungkapkannya dengan kegiatan ini para peserta mampu memanfaatkan bahan yang ada disekitar untuk diolah menjadi produk makanan sehat. Menurutnya hal tradisional seperti ini jika dikembangkan memiliki potensi yang bagus.
“Dengan membuat bakso ikan dan nugget ayam, para ibu-ibu bisa tahu bagaimana menciptakan makanan sehat untuk keluarga. Selebihnyasaya berharap ilmu ini dapat membantu para ibu-ibu untuk meningkatkan ekonomi keluarga dengan membuka usaha pengolahan produk hewani,”pungkasnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini FKH Unair juga mengajak 10 mahasiswa dari Malaysia, yaitu lima mahasiswa dari International Islamic University Malaysia (IIUM) dan lima mahasiswa dari Universiti Putra Malaysia (UPM). Para mahasiswa ini diajak untuk belajar tentang pengolahan produk hewani di Indonesia dan potensi bisnisnya.
Dengan kegiatan PKM ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah produk hewani sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat Gresik secara luas. (rir/han)
Editor : Hany Akasah