Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Trauma, Bupati Gresik Bakal Pindahkan Siswi Korban Dicolok Tusuk Bakso ke Sekolah Lainnya

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 20 September 2023 | 07:01 WIB

 

BERIKAN MAINAN: Kapolres Gresik bersama Bupati Gresik saat bersilaturahmi dan memberikan mainan ke SA di Kecamatan Menganti
BERIKAN MAINAN: Kapolres Gresik bersama Bupati Gresik saat bersilaturahmi dan memberikan mainan ke SA di Kecamatan Menganti

 

GRESIK-Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjenguk SAH ,8,. Siswi kelas 2 SD yang mengalami penurunan penglihatan akibat dicolok tusuk bakso oleh kakak kelasnya di SDN 236 Gresik. 

 

Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom dan Bupati Gresik Fandi Achmad Yani melakukan silaturahmi sekaligus membawakan mainan dan bingkisan sebagai bentuk motivasi untuk SA. 

 

 

"Hari dilakukan pemeriksaan psikologi korban di RS Bhayangkara, harapannya sekaligus menjadi trauma healing. Kami juga sudah memanggil 12 saksi dan meminta bantuan analisa DVR CCTV di Labfor Polda Jatim. Secepatnya hasilnya keluar akan kami informasikan," ujarnya, Selasa (19/9). 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan kedatanganya ke rumah SA di Kecamatan Menganti bersama jajaran Kepala OPD. Ada unsur Dinas Pendidikan, RSUD Ibnu Sina, Dinas Keluarga Berencana Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB,PP,PA), serta DPRD Gresik. Pihaknya turut prihatin atas apa yang dialami SAH.

 

"Insya Allah kami semaksimal mungkin mendampingi korban, agar traumanya tidak berkepanjangan. Sehingga mentalnya bisa pulih, dan melanjutkan sekolah kembali," jelasnya. 

Usai kejadjan 7 Agustus 2023 lalu itu, korban diketahui trauma dan takut untuk pergi bersekolah.

 

"Dinas Pendidikan dalam waktu dekat juga survei mencarikan sekolah baru untuk korban, Pindah sekolah di sekitar Randupadangan. Sekolah sekitar tetangga desa, mana yang cocok dan mana yang menyenangkan, sehingga korban bisa kembali sekolah. Masa depannya masih panjang, mengejar cita - cita," tuturnya. 

 

Pihaknya juga menegaskan akan membantu pemeriksaan dan pengobatan SAH. Salah satunya terkait pemeriksaan MRI di Surabaya. 

 

"Kalau mental dan psikologi korban sudah normal, pemeriksaan MRI akan dilakukan besok atau lusa. Semoga tidak ada yang membahayakan pada mata korban," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, SAH, 8, siswa SD di Menganti harus mengalami kebutaan akibat dicolok menggunakan tusuk bakso oleh kakak kelasnya. 

 

Siswi kelas 2 SD di Menganti, Gresik ini menjadi korban kekerasan saat kegiatan lomba perayaan Agustusan di sekolahnya. Karena sedang ada lomba, semua siswa berada di luar kelas. Para murid sedang semarak merayakan Agustusan dengan lomba. “Disitu berbaur semua,” kata Samsul, orang tua SAH.

 

Seketika SAH ditarik oleh siswa lain yang diduga kakak kelasnya ke sebuah lorong. Lokasinya di antara ruang guru dan pagar sekolah. Tidak banyak orang di lokasi itu. Di lorong tersebut, korban dimintai uang jajan secara paksa. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Siswi #menganti #Dicolok #fandi akhmad yani #gresik #Randupadangan #dinas pendidikan #Pelaku #Kapolres #BUPATI #Sekolah #Tusuk bakso #SDN #mata buta