Rencananya, pelaksanaan pendaftaran PPDB digelar pada pertengahan Juni nanti. Dimulai dengan simulasi, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan jalur prestasi. Para siswa bisa mendaftar menggunakan nilai rapor, prestasi non akademik, hingga hafalan tahfidz. Setelah itu dibuka pendsftaran jalur zonasi dan afirmasi.
Baca Juga : Rintis Pulau Pendidikan Bawean, Dispendik Gagas Kampung Inggris
Ketua Pelaksana PPDB Dispendik Pemkab Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan, secara garis besar pelaksanaan PPDB tahun 2023 ini sama seperti tahun lalu. Namun ada perbaikan untuk memfasilitasi para siswa yang tidak tertampung melalui jalur zonasi.
“Rencananya nanti ada jalur sekian persen melalui afirmasi bagi siswa yang tidak lolos zonasi. Namun ini nanti diprioritaskan untuk siswa kurang mampu,” ujarnya.
Dikatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD lain untuk verifikasi. Meski begitu, mekanisme maupun persyaratannya bagaimana masih dalam tahap pembahasan. “Kami sudah melakukan rapat, namun perlu dimatangkan lagi,” ungkapnya.
Selain itu pihaknya juga sudah menghubungi pihak operator. Yakni untuk menjalankan website PPDB maupun pemetaan wilayah yang jauh dari sekolahan. “Banyak siswa yang rumahnya jauh dari sekolah, nah ini nanti bisa menggunakan jalur tambahan itu,” katanya.
Baca Juga : Wabup Apresiasi Peningkatan Pelayanan Dispendik
Ia menambahkan, untuk tahun 2023 ini jumlah pagu tidak mengalami penambahan dibanding tahun lalu. Yakni ada 236 rombongan belajar (rombel) dengan 7.552 pagu dari 34 SMPN. Kemudian pembagian masing-masing jalur juga masih sama. Yakni zonasi 50 persen, prestasi 30 persen, perpindahan 5 persen, afirmasi 15 persen.
“Juknisnya masih kami matangkan lagi. Untuk pelaksanannya Juni mendatang. Secara garis besar tidak berbeda, namun ada tambahan untuk yang rumahnya jauh dari sekolah negeri,” pungkasnya. (rof) Editor : Hany Akasah