Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

KKN PGRI Adibuana Tingkatkan Potensi Kerupuk Pati Singkong Banyuurip

Hany Akasah • Sabtu, 7 Januari 2023 | 00:00 WIB
UPAYAKAN TUMBUH SEHAT: Pemerintah Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar berupaya mencegah stunting. Setiap balita yang datang dilakukan pemeriksaan fisik dari kepala hingga kaki bahkan memeriksa bagian dalam. Lalu diberikan makanan tambahan, susu formula, su
UPAYAKAN TUMBUH SEHAT: Pemerintah Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar berupaya mencegah stunting. Setiap balita yang datang dilakukan pemeriksaan fisik dari kepala hingga kaki bahkan memeriksa bagian dalam. Lalu diberikan makanan tambahan, susu formula, su
GRESIK - Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean dijuluki desa 1001 bunga. Hal itu karena sebagian warganya menjadi penjual dan produsen tanaman hias. Selain itu, beberapa penduduk desa Banyuurip tepatnya Dusun Miru juga memiliki potensi pada bisnis kecil yaitu menjadi produsen kerupuk pati singkong.

Dengan latar belakang tersebut, tujuh mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Adibuana Surabaya menggagas program kerja di Banyuurip sejak 12 Desember 2022 lalu hingga 14 Januari 2023. Salah satunya dengan mendirikan papan plang nama pemasangan papan plang bertuliskan “Sentra Bisnis Kerupuk Pati”, untuk meningkatkan potensi produsen kerupuk pati singkong.

Ketua kelompok KKN Muhammad Wahyu Faizin menuturkan tujuan pendirian plang nama itu untuk memberikan informasi, serta sebagai bentuk media pemasaran secara langsung kepada masyarakat umum bahwa di desa Banyuurip terdapat produsen kerupuk pati singkong.

“Kami berharap pendirian papan plang ini juga memotivasi warga untuk terus mengembangkan bisnis kerupuk pati yang sudah turun temurun,” kata Wahyu.



Menurutnya, kerupuk pati singkong ini merupakan bisnis dengan jumlah produsen minim meski menjadi bisnis turun menurun oleh keluarga. Untuk itu kelompok KKN berfokus membantu bisnis ini agar tetap berjalan.

Sementara itu salah satu warga, Purwanto mengungkapkan dengan adanya plang nama membuat pengusaha kerupuk pati singkong di Dusun Miru sangat terbantu.

“ Saya berharap dengan adanya plang ini dapat membuat bisnis kerupuk pati lebih mudah dikenal masyarakat, baik dari Desa Banyuurip sendiri maupun masyarakat luas,” terangnya.

Selama ini potensi perkembangan penjualan krupuk pati Dusun Miru cukup berjalan dengan stabil sesuai dengan permintaan pasar. (Rir/han) Editor : Hany Akasah
#Kecamatan Kedamean #Desa Banyuurip #Mahasiswa KKN #kerupuk pati #Universitas PGRI Adibuana Surabaya