Sebanyak 105 siswa SMP YIMI mengikuti prosesi wisuda dengan tertib. Mereka terbagi dalam beberapa kategori. Yakni Tahfidz dan Tahsin dimana merupakan kurikulum menghafal dan membaca Al-quran.
M Ivan Rosyid selaku kepala kesiswaan mengaku 105 wisudawan tersebut terdiri dari tahfidz alquran sejumlah 61 juz 30 sedangkan untuk tahfidz juz 1 sampai 5 dan 30 sebanyak 10 wisudawan. " Sedangkan Tahsin dimana fokus memperbaiki bacaan alquran sebanyak 30 wisudawan," terang Ivan.
Dari sekian wisudawan, dipilih beberapa siswa dengan nilai terbaik. Mereka diuji langsung oleh beberapa penguji, hasilnya mereka mendapatkan peringkat dan hadiah dari yayasan.
Untuk program tahfidz Juz 30 terbaik pertama diraih oleh Amelia Fatichatur Rohmah, sedangkan kedua diraih Marsya Safina Maulidiyah, dan terbaik ketiga Muhammad Arsyaf Zahirul Ubaid. Sedangkan terbaik juz satu diraih Ghaysatul Amaliyah, terbaik juz dua diraih Violeta Aulia Kuswantoro, terbaik juz tiga diraih Alyssa Amelia Salsawati, dan terbaik juz empat diraih Siti Nur Faizah Putri Widiyanti.
Untuk program tahsin terbaik pertama diraih oleh Hilmi Dwiga Arif Prasetyo dan terbaik kedua diraih Muhammad Wahyu Putra Pratama.
Sementara itu dalam sambutannya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada para wisudawan agar selalu konsisten. " Setelah menjalani wisuda harus tetap konsisten dan mengupgrade ilmunya agar di kemudian hari tetap bermanfaat," tuturnya.
Kepala SMP YIMI Ainun Na'im juga menuturkan ketika masuk SMP YIMI para siswa diseleksi untuk menentukan seberapa besar kemampuan membaca dan menghafal Alquran.
"Membaca al qur'an itu sebagai jalan ikhtiar batin pertama untuk mengisi hati sebelum belajar ilmu pengetahuan. Wisuda tahfidz Al qur'an menjadi langkah awal untuk belajar al qur'an secara istiqomah," kata Ainun Na'im.
Kegiatan wisuda tersebut ditutup dengan tausiyah agama oleh H. Abdur Rokhim Afnan. (rir/han) Editor : Hany Akasah