RADAR GRRSIK - Di balik kesibukan di kantor Kelurahan Kemuteran, terdapat sosok perempuan tangguh bernama Sofiatunnikmah yang telah mengabdi sebagai admin sejak tahun 2017. Dengan usia yang relatif muda yakni 27 tahun, wanita lulusan SMK Muhammadiyah Surabaya ini telah membuktikan dedikasinya dalam melayani masyarakat.
Sehari-hari, Sofiatunnikmah bergelut dengan berbagai urusan administrasi, mulai dari pengurusan surat-menyurat hingga pelayanan kependudukan seperti pembuatan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), dan kartu tanda penduduk (KTP). Dengan sabar dan telaten, ia membantu warga menyelesaikan berbagai permasalahan administratif yang mereka hadapi.
"Yang paling saya sukai dari pekerjaan ini adalah ketika bisa menyelesaikan masalah warga dan melihat mereka merasa puas," ungkap Sofiatunnikmah.
Namun, ia juga mengakui bahwa ada tantangan yang harus dihadapinya, seperti ketika ada warga yang salah paham atau sensitif terhadap pelayanan yang diberikan.
Dedikasi Sofiatunnikmah dalam bekerja tidak sia-sia. Bersama perangkat kelurahan lainnya, ia berhasil mengantarkan Kemuteran meraih penghargaan PBB 100%. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim dalam mensosialisasikan dan memungut pajak bumi dan bangunan.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.
Namun, di balik prestasi yang membanggakan, Sofiatunnikmah juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah banyaknya rumah kosong yang pemiliknya berada jauh dari Kelurahan Kemuteran. Hal ini menyulitkan dalam proses pendataan dan pelayanan administrasi.
Sebagai seorang admin, Sofiatunnikmah memiliki peran penting dalam melakukan verifikasi data. Ia bekerja sama dengan ketua RW untuk memastikan keakuratan data kependudukan.
"Verifikasi data sangat penting untuk menjaga integritas data kependudukan dan memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Kisah Sofiatunnikmah menginspirasi banyak orang. Ia membuktikan bahwa perempuan juga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dedikasi dan semangatnya dalam melayani masyarakat patut dicontoh. (rir/han)
Editor : Hany Akasah