RADAR GRESIK - Kecintaannya pada seni kuku membawa Feny Dyah Ayu, 30 tahun, kini menekuni bisnis nail art yang berkembang pesat bernama Ayumi Nail.
“Saya terinspirasi oleh banyaknya calon pengantin yang kesulitan menemukan nail art impian mereka di Gresik,” pungkasnya.
Hal tersebutlah yang mendorongnya untuk membuka Ayumi Nail pada tahun 2020. Bagi Feny, momen paling berkesan dalam menjalankan profesinya adalah ketika ia dapat mewujudkan impian nail art para pengantin di hari spesial mereka. Ia merasa bahagia dapat menjadi bagian dari momen penting dalam hidup mereka.
Feny memulai Ayumi Nail sebagai side job saat ia masih bekerja di BUMD. Namun, pada tahun 2024, ia memutuskan untuk resign dan fokus penuh pada bisnisnya. Keputusan ini menunjukkan dedikasi dan keyakinan Feny terhadap profesinya sebagai nail artist.
“Profesi nail artist juga memiliki pasang surut. Saya merasakan adanya peak season dan slow season, selain itu stigma bahwa nail art masih dianggap remeh dibandingkan dengan seni lainnya seperti makeup,” pungkas Feny.
Meskipun demikian, Feny teguh pada pendiriannya. Ia yakin nail art adalah bentuk seni yang patut dihargai. Feny berkomitmen untuk terus mengembangkan bisnisnya dan meningkatkan kualitas layanannya.(rir/han)
Editor : Hany Akasah