GRESIK - Nama Shelma Ayu Desearsa mungkin tidak banyak dikenal oleh masyarakat di Gresik. Namun siapa sangka, perempuan lajang 22 tahun yang tinggal di Desa Randuagung Kecamatan Kebomas itu memiliki kisah hidup yang menginspirasi.
Sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) suka dengan entrepeneur. Hal ini terbukti, saat masih pelajar Shelma membawa makanan untuk dijajakan ke teman-teman sekolahnya. Kala itu dagangannya pun selalu habis sehingga dia bisa mendapatkan tambahan uang jajan untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.
"Bakat berbisnis itu muncul secara alamiah bukan dari orang tua. Karena orang tua kontraktor sipil bukan pengusaha apalagi kuliner," kata Shelma.
Bakatnya berjualan ternyata menuntun dia kedepan pintu depan kesuksesan. Hal ini bermula saat Pandemi Covid 19 melanda tanah air sekitar 2020 silam, Shelma yang kala itu berada di dalam titik terendah karena kedua orang tuanya berpisah nekat memutuskan terjun berbisnis produk kecantikan dengan merk Sheriz Body Lotion.
Produk yang ditawarkan meledak lantaran alumnus Sarjana Psikologi Unesa itu memanfaatkan teknologi dalam memasarkan produknya.
"Kunci sukses itu jangan pernah menyerah. Gagal coba lagi, begitu seterusnya. Saya ingin mengajak para millenial agar Mandiri sejak dini. Meskipun perempuan, namun kita memiliki kesempatan yang sama untuk sukses," pungkas gadis yang betah jomblo ini. (fir/han)
Editor : Hany Akasah