“Enak lho masuk kelas akselerasi SMA-nya. Seperti punya keluarga lain di sekolah, selain keluarga di rumah. Bahkan, kita kompak karena sepertinya nasibnya sama. Belajar bareng dan merasa punya teman seperjuangan yang ditanggung bersama-sama” kata Chelsea.
Diakui belajar di kelas akselerasi harus lebih panjang. Beberapa kali dirinya harus mengerjakan tugas dan ujian di tengah malam. Hal itu karena Pelajaran yang harusnya dipelajari 6 bulan dipadatkan jadi 4 bulan, sehingga bisa lulus dalam waktu 24 bulan (4 bulan x 6 semester) atau dua tahun.
“Ini berdampak pada jadwal ujian kita yang berbeda dari anak-anak kelas reguler. Tugas makin banyak, waktu istirahat berkurang dan ujiannya sering banget,” kata Chelsea.
Meski begitu, dara kelahiran 2006 tersebut bersyukur dengan masuk kelas akselerasi. Pasalnya, di usianya yang masih muda sudah lulus SMA dan kini diterima lewat jalur SNBP di Prodi Akuntansi Universitas Airlangga (Unair). (rir/han) Editor : Hany Akasah