Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Melawan Sindikat Narkoba Sampai Mati: Sineas Muda Gresik Siap Rilis Film Action Darah di Seragam

Riri Masfardian • Rabu, 12 November 2025 | 21:51 WIB
Action : salah satu proses pengambilan scene sineas muda Gresik.
Action : salah satu proses pengambilan scene sineas muda Gresik.

 

RADAR GRESIK - Kreativitas sineas muda dari Gresik kembali mencuat. Di bawah bendera produksi lokal, film bergenre Action dan Criminal berjudul "Darah Di Seragam" siap menyajikan tontonan berani yang mengangkat isu sosial krusial. 

Film berdurasi 1 jam 30 menit ini diproduksi sepenuhnya oleh talenta lokal Gresik, dengan Hans Radeva dan Adam Izza bertindak sebagai Sutradara dan Produser.

"Darah Di Seragam" menawarkan jalan cerita yang mendebarkan, berpusat pada keberanian tiga pelajar SMA yang memutuskan untuk membongkar sindikat narkoba terbesar di kota mereka. Alih-alih fokus pada aktivitas sekolah biasa, ketiga pelajar ini menempuh jalan berbahaya.

Mereka berjuang tanpa lelah untuk menghentikan peredaran narkoba yang mengancam masa depan pemuda setempat. Konflik semakin memuncak ketika perjuangan mereka menuntut pengorbanan ekstrem, bahkan sampai berujung pada kematian.

Film ini dirancang sebagai tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memicu adrenalin dengan adegan laga yang intens.

Produser Adam Izza menjelaskan bahwa latar belakang utama pembuatan film ini adalah untuk memberikan edukasi yang kuat kepada para pemuda agar tidak terjerumus dalam dunia narkoba.

Dengan menyajikan narasi yang gelap, realistis, dan penuh konsekuensi, diharapkan film ini dapat menjadi media pencegahan yang efektif dan meninggalkan dampak mendalam bagi penonton remaja.

"Kami ingin menyampaikan pesan bahwa memilih untuk melawan kejahatan dan menjaga masa depan diri sendiri dan teman adalah tindakan kepahlawanan yang sesungguhnya. Tema 'Darah di Seragam' mencerminkan perjuangan yang harus dibayar mahal," ujar Hans Radeva, sang Sutradara.

Produksi "Darah di Seragam" sepenuhnya memanfaatkan aset dan lokasi khas Kota Gresik. Proses syuting dilakukan di berbagai lokasi yang familiar, meliputi kafe, lingkungan sekolah, dan rumah-rumah di kota Gresik, memberikan sentuhan lokal yang kental dan otentik.

Film ini didukung oleh barisan pemeran yang sebagian besar merupakan talenta lokal, termasuk: Abah Dimas, Akbar, Parvis, Rival, Prayoga, Farel, Joko, Rifqi, Deby, Sasa, Kia, Lidya, dan Melati.

Kombinasi aktor senior (seperti Abah Dimas) dan wajah-wajah muda diharapkan mampu membawa kedalaman karakter dan emosi yang dibutuhkan dalam genre kriminal ini.

"Darah Di Seragam" direncanakan akan tayang perdana pada 27 Desember 2025. Para pembuat film berharap, di penghujung tahun, karya ini tidak hanya mendapat sambutan hangat dari masyarakat Gresik, tetapi juga dapat menarik perhatian nasional sebagai bukti potensi besar sineas dari daerah.

"Kami bangga membawa karya ini dari Gresik. Ini adalah penegasan bahwa kita bisa membuat film laga yang serius dan bermakna tanpa harus bergantung pada kota-kota besar," tutup Adam Izza.

Editor : Hany Akasah
#berita #Anak #radar gresik #gresik #film