Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sound Horeg Bakal Dapat HAKI, Begini Penjelasan Kemenkumham Jatim

Hany Akasah • Rabu, 23 April 2025 | 16:04 WIB
HARMONISASI HOREG : Antara Ekspresi Budaya dan Ketertiban Umum dalam Perspektif Kemenkumham
HARMONISASI HOREG : Antara Ekspresi Budaya dan Ketertiban Umum dalam Perspektif Kemenkumham

RADAR GRESIK - Fenomena Sound Horeg yang selama ini identik dengan acara rakyat dan konvoi warga akhirnya mendapatkan pengakuan serius dari pemerintah. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur berencana mendorong pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk karya khas ini.

Sound Horeg dikenal sebagai sistem audio rakitan dengan suara super kencang yang bikin dada bergetar dan lantai berguncang.

Umumnya hadir di pesta desa, pawai, hingga event komunitas, Sound Horeg telah menjadi bagian dari budaya hiburan masyarakat di Jawa Timur.

“Sound Horeg ini bukan sekadar suara keras. Itu adalah hasil kreativitas dan olah pikir anak bangsa yang perlu kita apresiasi,” ujar Haris Sukamto, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim dalam press release capaian kerja triwulan I, Senin (21/4).

Haris menyebut, Sound Horeg berpotensi besar untuk mendapatkan perlindungan kekayaan intelektual. Bukan cuma dari sisi hak cipta, tetapi juga bisa masuk ke ranah desain industri karena perangkat dan sistemnya yang unik.

“Ada komponen, ada sistem yang dirakit. Itu bisa masuk ke beberapa jenis HAKI, baik dari sisi ide, desain, maupun teknologinya,” katanya.

Soal pro kontra, terutama keluhan masyarakat soal kebisingan Sound Horeg, Haris menyampaikan bahwa itu bagian dari proses pembinaan.

“Kalau memang dirasa mengganggu ketertiban umum, kita bisa bina dan arahkan. Tapi ide dan kreativitasnya tidak boleh dimatikan. Kita buat supaya tetap ‘horeg’, tapi di telinga tetap enak,” ujarnya sambil tersenyum. (bay/han)

Editor : Hany Akasah
#haki #jatim #sound horeg #kekayaan intelektual #Hiburan #kemenkumham #audio