RADAR GRESIK-Pola permainan sodoran sangat sederhana. Salah satu tim berusaha masuk dan keluar dari sebuah kotak yang bergaris. Untuk keluar masuk garis inilah yang tidak mudah. Terdapat tim lawan yang siap menjaga.
Hery Sunyoto salah satu warga asli Gresik mengatakan, dolanan gobak sodor ini awalnya hanya per- mainan rakyat yang dimainkan secara bersama. "Permainan ini sudah ada sejak tahun 1940 (zaman Jepang). Masing- masing tim terdiri dari 4-6 orang anak," kata Hery Sunyoto yang dikutip dalam Buku Dolanan Gresik Karya Radar Gresik.
Salah satu tim berada digaris horison- tal yang bertugas untuk menjaga garis dan mencegah lawan untuk melewati batas garisnya. Satu tim yang lainnya berada digaris vertikal yang bertugas untuk berusaha masuk kedalam garis lawan dan jika salah satu anggota tim berhasil melewati garis dengan selamat tanpa tersentuh sedikitpun oleh lawan dinyatakan menang. Adakalanya, sodoran ini dilombakan.
Permainan gobak sodor (sodoran) ini biasanya sering dimainkan oleh anak- anak di lapangan ketika waktu sore hari, ataupun diwaktu istirahat saat mereka bersekolah.
Salah satu cara untuk mengenalkan dolanan khas gresik kepada anak-anak adalah dengan cara mengajarkan cara bermain permainan tradisional melalui mata pelajaran olahraga. Dikemas secara menarik dan tidak monoton supaya anak-anak ketagihan untuk memainkannya lagi.
"Dolanan gobak sodor permainan rakyat yang dimainkan secara bersama. permainan ini sudah ada sejak tahun 1940 (zaman Jepang). masing - masing tim terdiri.dari 4-6 orang anak."
Dolanan khas gresik masih banyak dolanan yang lain seperti dakon, kelereng, lompat tali, ongsrot, jumpritan, klompen, jalungan dan lain- lain harus dikenalkan kepada anak- anak." ujar bapak Basri salah satu pengurus komunitas pecinta budaya Gresik mata segar. (TIM RADAR GRESIK)
Editor : Hany Akasah