Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

493 Museum Jadi Saksi Sejarah dan Budaya Indonesia, Ada Isu 10 Resolusi Dasar Memajukan Museum, Apa Saja?

Hany Akasah • Jumat, 13 Oktober 2023 | 14:59 WIB

 

SAKSI SEJARAH: Berbagai koleksi perjuangan bangsa Indonesia berada di museum TMII.
SAKSI SEJARAH: Berbagai koleksi perjuangan bangsa Indonesia berada di museum TMII.

 

GRESIK-Indonesia memiliki banyak peringatan hari-hari penting yang jarang diketahui, salah satunya peringatan Hari Museum Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Oktober yang tentunya sudah melewati beberapa tahap dan perjalanan sehingga ditetapkannya Hari Museum Nasional. Pada tahun 2023, Hari Museum Nasional jatuh pada hari Kamis (12/10).


Dikutip dari laman resmi Kemdikbud.go.id, Rabu (11/10), jumlah Museum di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 493 Museum. Ditetapkannya Hari Museum Nasional tak lain tujuannya yaitu sebagai inovasi terhadap kemajuan museum dengan menampilkan koleksi terbaiknya untuk menarik pengunjung. Selain sebagai inovasi, ditetapkannya 12 Oktober sebagai Hari Museum Nasional yaitu sebagai momentum edukasi sejarah bagi masyarakat Indonesia dan meningkatkan kepedulian masyarakat tentang museum sebagai sejarah dan kebudayaan.

Dikutip dari laman resmi Kemdikbud.go.id, Peraturan Pemerintah No. 66Tahun 2015 tentang Museum, Museum adalah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat.

Museum menyediakan artefak budaya dan/atau sejarah serta lingkungannya yang mempunyai nilai penting bagi ilmu pengetahuan, pendidikan, seni, budaya, teknologi, dan komunikasi kepada masyarakat melalui pameran, acara, dan program. Banyak museum menawarkan program dan kegiatan untuk segala usia, termasuk anak-anak, dewasa, keluarga, dan profesional. Program-program tersebut meliputi lokakarya, ceramah, pertunjukan, film, musik, dan kegiatan terkait teknologi.

Sejarah ditetapkannya Hari Museum Indonesia berawal dari Drs. Moh. Amir Sutaarga yang dikenal sebagai Bapak Permuseuman Indonesia hadir dalam pertemuan penting Musyawarah Museum se-Indonesia (MMI) pada 1962. Waktu itu, 17 tahun setelah Indonesia merdeka, beberapa perhatian mengenai perkembangan Museum mulai menggeliat.

Beberapa tokoh penting, pemerhati dan pecinta Museum juga mulai mencanangkan untuk digelar Musyawarah Museum se-Indonesia (MMI) untuk membahas isu seputar Museum Indonesia.

MMI merupakan pertemuan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting yang berperan dalam Museum, seperti pemerhati dan pecinta Museum.

Adapun pertemuan MMI tersebut menghasilkan 10 resolusi yang ditetapkan menjadi dasar dalam memajukan Museum Indonesia, yakni sebagai berikut:

 

1.Resolusi tentang perlunya undang-undang tentang permuseuman.
2.Resolusi pembentukan Badan Musyawarah Museum Indonesia.
3.Resolusi pembentukan Natinaol Committee of ICOM.
4.Resolusi mengenai desakan agar terutama Pemerintah meningkatkan pemberian bantuan kepada Museum-Museum yang telah ada.
5.Resolusi penambahan jumlah Museum.
6.Resolusi agar diadakan Musyawarah Museum seluruh Indonesia II pada tahun 1965 di Jakarta.
7.Resolusi tentang pembinaan dan pendidikan macam-macam tenaga Museum, melalui kursus-kursus aplikasi, upgrading-courses dan menyokong pikiran pendirian suatu akademi dina di bidang museologi.
8.Resolusi agar museologi masuk ke dalam kurikulum universitas.
9.Resolusi agar Museum secara aktif berfungsi untuk kepentingan sosial, pendidikan, imu pengetahuan dan agama.
10.Resolusi agar Museum dijadikan alat penggalang persahabatn bangsa-bangsa serta membantu perkembangan kebudayaan budaya.
Mengenai penetapan tanggal Hari Museum Nasional yang diresmikan pada tanggal 12 Oktober berkenaan dengan pembentukan MMI pertama kali yang diadakan di Yogyakarta pada 1962 menjadi tonggak sejarah permuseuman Indonesia.

Museum, selain sebagai tempat inovasi dan edukasi, Museum harus dimanfaatkan dengan sangat baik sebagai rumah informasi bagi masyarakat. Museum juga berisi informasi-informasi penting mengenai saksi hidup bangsa yang menyimpan banyak cerita dari para tokoh ternama. (bel/han)

Editor : Hany Akasah
#Teknologi #MMI #museum #lokakarya #Program #film #Indonesia