Selain itu, dalam membentuk karakter peserta didik sekolah ini juga memberikan bimbingan dan pembiasaan akhlak al-karimah. Ini tercermin ketika pelaksanaan pembelajaran serta memfasilitasi lingkungan belajar yang nyaman.
“Kami juga memiliki beberapa keunggulan yang membuat berbeda dengan sekolah lain. Di antaranya pelestarian budaya batik, kriya kayu, robotik dan classroom management,” ujar Kepala Sekolah SMP Sunan Giri Menganti Muhammad sholikhun.
Batik merupakan budaya negara Indonesia yang perlu dilestarikan. Oleh karenanya, peserta didik diberikan bimbingan cara membuat desain gambar, pewarnaan, maupun teknik membatik dengan baik dan benar. Sejalan dengan kegiatan membatik, SMP Sunan Giri juga mengembangkan karya seni dengan menggunakan media kayu. Hasil karya tersebut berupa gantungan kunci, papan nama, tempat pesil, lampu belajar dan lainnya.
“Sedangkan Robotik menjadi kegiatan ekskul baru yang ada di SMP Sunan Giri Menganti yang mendapat respon positif dari peserta didik,” imbuhnya.
Segala aktivitas pembelajaran merujuk pada program Classroom Management. Yakni suatu pengorganisasian kelas dengan menitikberatkan pembentukan karakter peserta didik yang berkesinambungan dan bersinergi dengan aktivitas pembelajaran selama berada di sekolah. Penerapan Classroom Management membentuk karakter disiplin dan peduli lingkungan bagi peserta didik.
Memiliki semboyan “Sekolah Para Juara”dengan sederet prestasi yang telah diraih oleh peserta didik SMP Sunan Giri Menganti . Diantaranya juara I lomba membaca puisi tingkat Nasional, Piala bergilir lomba futsal se-Gerbangkertasusila, Juara I lomba story telling tingkat kabupaten, juara I dan II lomba desain poster anti rasisme, juara OSN tingkat provinsi, juara PASKIBtingkat nasional dan masih banyak lagi yang lainnya.
Terciptanya kerjasama semua warga sekolah di SMP Sunan Giri Menganti mampu mencetak generasi emas yang unggul dalam prestasi baik akademik maupun non-akademik. (rir/rof) Editor : Hany Akasah