Semarak Hari Santri, Pemkab Gresik Dorong Peningkatan Ekonomi UMKM dan Dekatkan Layanan Pajak

Hany Akasah • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB
KOLABORASI : Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali (kiri) bersama Anggota Komisi II DPRD Gresik Dimas Setio Wicaksono (tengah) dan Kepala Biro Radar Gresik Umi Hani (kanan) saat menghadiri perhelatan Semarak Satu Dekade Hari Santri Nasional 2026. (Foto : Yasmin/Radar Gresik)
KOLABORASI : Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali (kiri) bersama Anggota Komisi II DPRD Gresik Dimas Setio Wicaksono (tengah) dan Kepala Biro Radar Gresik Umi Hani (kanan) saat menghadiri perhelatan Semarak Satu Dekade Hari Santri Nasional 2026. (Foto : Yasmin/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Perhelatan Semarak Satu Dekade Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar Harian Radar Gresik di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Minggu (25/10), tidak sekadar menjadi panggung unjuk kreativitas para santri. Gelaran tahunan ini juga menjelma pendorong promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus sarana mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui layanan pajak daerah.

Kolaborasi multi-sektor tersebut memperlihatkan bagaimana aktivitas berbasis komunitas mampu mempertemukan publik, pelaku usaha lokal, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam satu arena inklusif. Selain menikmati ragam hiburan dan edukasi, pengunjung Car Free Day (CFD) dapat langsung mengakses layanan perpajakan tanpa perlu menyambangi kantor dinas.

Baca Juga: Ketua DPRD Gresik Soroti Bekas Galian Pipa Gas Jalan Kartini Gresik Tak Diaspal

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik, drg. Saifudin Ghozali, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kegiatan yang memberikan dampak ganda bagi santri dan masyarakat luas.

“Ini luar biasa. Kegiatannya sangat positif, edukatif, dan wajib ditingkatkan. Kami dari jajaran pemerintah kabupaten insyaallah akan senantiasa berkolaborasi dan mendukung agenda kemasyarakatan seperti ini,” ujar Saifudin Ghozali, Minggu (25/10).

Menurutnya, event yang merangkul berbagai elemen warga ini efektif menjadi ruang ekspresi sekaligus pemantik pertumbuhan ekonomi lokal jika dikemas secara berkelanjutan.

Baca Juga: Meriahkan Hari Santri 2026, Arina Toyota Gresik Kenalkan Veloz Hybrid hingga Hilux Rangga di WEP

Apresiasi senada dilontarkan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gresik, Dimas Setio Wicaksono. Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut berharap perhelatan lintas komunitas ini terus dirawat dan dikembangkan pada masa mendatang.

“Acara positif seperti ini harus dilestari dan ditingkatkan. Ke depan, kemasannya harus dibuat semakin semarak dan luas jangkauannya,” tutur Dimas.

Sementara itu, Kepala Biro Radar Gresik, Umi Hani, menegaskan bahwa perhelatan Semarak HSN 2026 didesain melampaui seremonial semata. Ajang ini disusun sebagai wadah inklusif tempat santri, keluarga, komunitas, dan pelaku UMKM berinteraksi serta mempromosikan potensi daerah.

Baca Juga: Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Warga, Gressmall Sukses Hadirkan Pop Up Recharge Zone

“Kami berharap kegiatan ini menghadirkan atmosfer peringatan yang merangkul semua kalangan. Tidak hanya warga pesantren, tetapi juga keluarga, komunitas hobi, hingga pelaku UMKM,” jelasnya.

Momentum ini dimanfaatkan maksimal oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik lewat strategi jemput bola. Melalui mobil layanan dan booth konsultasi yang siaga sejak pukul 06.00 WIB, warga dapat mengurus Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga membayar pajak di lokasi.

Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik, Andhy Hendro Wijaya, menyebut langkah ini sebagai wujud pengintegrasian pelayanan publik di tengah pusat keramaian warga.

Baca Juga: Adu Strategi di Atrium Mall, 241 Pecatur Cilik se-Jatim Ramaikan Turnamen Piala Ketua KONI Gresik

“Kami ingin pelayanan pajak hadir langsung di tengah aktivitas jalan-jalan pagi warga. Cukup membawa berkas SPPT, semua urusan pajak daerah tuntas di tempat,” kata Andhy.

Kabid Pendataan BPPKAD Gresik, Almira Hadiani, menambahkan bahwa petugas juga memandu warga untuk mengakses sistem permohonan daring via laman silopinter.gresikkab.go.id, di samping melayani konsultasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

“Dengan semangat Jatim Bangkit, Gresik Maju, Pendapatan Optimal, kami mengajak warga memanfaatkan fasilitas ini agar menjadi wajib pajak yang bijak dan taat,” tandas Almira. (jar/nov/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Hari Santri gresik UMKM ekonomi WEP