RADAR GRESIK – Kolaborasi strategis antara PT Petrokimia Gresik dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik melangkah lebih jauh. Tidak lagi sekadar mempererat silaturahmi dan kegiatan seremonial semata, kedua lembaga kini resmi memperluas cakupan kerja sama ke program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan pemuda, konseling keluarga sakinah, hingga dakwah digital.
Pembahasan mendalam tersebut mengemuka saat jajaran manajemen PT Petrokimia Gresik menggelar kunjungan silaturahmi ke Kantor MUI Kabupaten Gresik. Pertemuan ini menjadi langkah tindak lanjut atas Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Raih JATIM SPORT1V, Konsisten Dorong Prestasi Olahraga
VP Komunikasi Korporat PT Petrokimia Gresik, Ari Primantara, menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan kesepakatan yang terbangun mewujud dalam deretan program kerja nyata yang berdampak luas bagi kemaslahatan masyarakat Gresik.
"Kami hadir untuk menindaklanjuti silaturahim dan MoU dari Bapak Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M. Kami berharap hubungan baik dan kolaborasi ini terus berlanjut secara berkelanjutan," ujar Ari.
Salah satu fokus utama yang disoroti adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Petrokimia Gresik. Bantuan yang disalurkan diarahkan agar tidak berhenti pada kebutuhan konsumtif semata, melainkan didorong menjadi stimulan usaha produktif demi menciptakan kemandirian ekonomi.
Baca Juga: Dugaan Perundungan Santri Ponpes di Dukun Gresik Viral, Punggung Disetrika Sesama Teman
"Mengutip motto UPZ Petrokimia Gresik, harapannya para penerima manfaat atau mustahik bertransformasi secara ekonomi hingga kelak dapat menjadi muzakki," terangnya.
Selain sektor ekonomi, kerja sama ini juga membuka peluang besar pada program pendampingan keluarga dan pembinaan karyawan usia produktif. Ari membeberkan, dinamika rumah tangga karyawan selama ini umumnya hanya ditangani melalui pendekatan psikologis internal rutan/perusahaan. Ke depan, pendekatan spiritual dari alim ulama MUI dinilai sangat dibutuhkan.
"Tantangan kita sering kali berada pada urusan rumah tangga dan kehidupan sosial. Saat ini konseling kami hanya sampai di psikolog, padahal akar masalahnya bisa jadi ada pada urusan spiritual keagamaan," tambahnya.
Baca Juga: Kopsyah MUI Gresik Buka Ideal Advertising, Perkuat Unit Usaha dan Ekonomi Umat
Tidak ketinggalan, Petrokimia Gresik juga membuka ruang penyerapan dakwah digital dengan menggandeng para ulama MUI untuk memproduksi konten edukatif di media sosial yang ramah generasi muda.
Sinyal positif tersebut disambut hangat oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik, Makmun. Menurutnya, posisi MUI sebagai jembatan komunikasi (siddiqul humah) antarormas Islam, pemerintah daerah, dan pelaku industri merupakan modal sosial yang sangat berharga.
Apalagi, MUI Gresik saat ini didukung jaringan kuat hingga tingkat tapak, mencakup 1.068 Kader Penggerak (KP) MUI Desa se-Kabupaten Gresik serta 90 Kader Keluarga Bahagia (KKB) MUI.
Baca Juga: Kenal Islam Sejak di China, Pekerja Asal Tiongkok Mantap Bersyahadat di MUI Gresik
"Ini potensi dakwah yang sangat besar. Jaringan ini siap disinergikan dengan program-program Petrokimia Gresik untuk melayani umat hingga tingkat akar rumput," tegas Makmun.
MUI Gresik turut menyiagakan sejumlah unit layanan strategis untuk mendukung kolaborasi ini, antara lain Pesantren At-Taubah (pembinaan Rutan Gresik), Koperasi Syariah (Kopsyah) MUI, Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS), Pusat Layanan Sertifikasi Halal (PLSH), hingga Pusat Layanan Konseling Pranikah dan Keluarga Sakinah.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, menyatakan sukacitanya atas realisasi kerja sama ini. Kiai Rofiq berharap sinergi ini memberi hikmah saling menguatkan antara dunia industri dan ulama.
Baca Juga: Jaga Kondusivitas Desa, MUI Gresik Fungsikan Kader Sebagai Komunikator Umat
"Alhamdulillah, kita bisa menindaklanjuti kerja sama ini. MUI sebagai rumah besar ulama siap memberikan sumbangsih, seperti pengisian pengajian dan pembinaan keagamaan di lingkungan kerja Petrokimia Gresik," tutur Kiai Rofiq.
Kiai Rofiq juga memuji komitmen Petrokimia Gresik dalam penerapan manajemen SDM berbasis kompetensi. Menurutnya, tata kelola profesional inilah yang turut diadaptasi oleh MUI Gresik hingga sukses merengkuh penghargaan sebagai MUI Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur sebanyak dua kali berturut-turut.
Sebagai bentuk dukungan terhadap sarana dan prasarana dakwah, PT Petrokimia Gresik secara simbolis menyerahkan bantuan 1 unit Smart TV berukuran 100 inci untuk menunjang fasilitas operasional di Ruang Rapat Utama MUI Kabupaten Gresik. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik