Perkuat Pembinaan Kemandirian, Rutan Gresik Gandeng CV Angsa Emas Group Kembangkan Songkok Grisse

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 15:16 WIB
Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Ari Djoko Irwanto saat mendampingi CV Angsa Emas Group untuk mengembangkan dan memperluas pemasaran Songkok Grisse. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)
Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Ari Djoko Irwanto saat mendampingi CV Angsa Emas Group untuk mengembangkan dan memperluas pemasaran Songkok Grisse. (Foto : Yudhi/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan dengan menggandeng CV Angsa Emas Group.

Kerjasama ini difokuskan untuk mengembangkan produksi serta memperluas jangkauan pemasaran Songkok Grisse, produk kerajinan tangan khas hasil karya warga binaan setempat.

Langkah strategis tersebut diawali melalui kunjungan jajaran manajemen CV Angsa Emas Group ke Rutan Gresik. Pertemuan ini menjadi tahap penjajakan awal sebelum kedua belah pihak meresmikan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

Baca Juga: Ikuti Arahan Dirjenpas, Rutan Gresik Pertajam Pengawasan, Program Zero Halinar, dan Bebas Pungli

Kedatangan tim CV Angsa Emas Group disambut langsung oleh Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, yang didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Ari Djoko Irwanto, beserta jajaran staf di ruang kerja Kepala Rutan.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas secara mendalam rencana optimalisasi produksi Songkok Grisse.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi peningkatan standar kualitas, efisiensi proses produksi, hingga pemetaan peluang pasar agar produk warga binaan memiliki nilai ekonomi yang tinggi di pasaran.

Baca Juga: Optimalisasi Aset dan PNBP, KPKNL Surabaya Ukur Lahan BMN Rutan Gresik untuk Koperasi

Usai audiensi, rombongan bertolak menuju ruang Bimbingan Kerja (Bimker) untuk meninjau secara langsung aktivitas pembuatan songkok. Perwakilan CV Angsa Emas Group melihat detail pengerjaan sekaligus menguji kualitas akhir produk yang dihasilkan.

Pihak CV Angsa Emas Group menyampaikan apresiasi atas ketelitian dan keterampilan para warga binaan. Menurut mereka, hasil pengerjaan Songkok Grisse tergolong rapi dan berkualitas tinggi, meskipun proses manufakturnya masih menghadapi keterbatasan sarana serta ruang kerja.

Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menegaskan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta merupakan instrumen penting dalam memaksimalkan fungsi pembinaan kemandirian di dalam rutan.

Baca Juga: Perkuat Pembinaan Kerohanian, Rutan Kelas IIB Gresik Gelar Pengajian Akbar Peringati Maulid Nabi

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari CV Angsa Emas Group. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk melihat secara langsung potensi hasil karya warga binaan, khususnya Songkok Grisse,” ujar Dhimas.

Dhimas berharap kemitraan ini tidak sekadar meningkatkan volume dan mutu produksi, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi para warga binaan setelah bebas kelak.

“Harapannya, rencana kerja sama ini nantinya dapat memberikan dampak nyata bagi warga binaan. Mereka tidak hanya mendapatkan keterampilan selama menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki pengalaman kerja dan kemampuan produktif sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Perkuat Budaya Kerja Bersih dan Melayani, Rutan Gresik Rapatkan Barisan Menuju Predikat WBBM

Ia menambahkan, Rutan Gresik akan terus konsisten membuka pintu sinergi dengan berbagai pihak guna mendukung program reintegrasi sosial. Penjajakan ini diharapkan menjadi pijakan awal agar produk Songkok Grisse mampu menembus pasar yang lebih luas secara berkelanjutan. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
angsa Produk Rutan gresik songkok