RADAR GRESIK — Jeruji besi tak mampu membendung kerinduan seorang ayah kepada anak dan istrinya. Suasana haru pecah di ruang tahanan Mapolres Gresik, Selasa (1/9), saat dua orang tahanan mendapat kesempatan memeluk keluarga yang datang menjenguk.
Dua tahanan tersebut, yakni ES (warga Krembangan, Kecamatan Kebomas) yang terjerat perkara penggelapan, serta HS (warga Bungah) tersangka kasus uang palsu, tampak tak kuasa menahan emosi saat bertemu orang-orang terdekatnya.
Di tengah ketatnya proses hukum yang harus dijalani, keduanya mendapat kesempatan berinteraksi lebih dekat dengan anak dan istri mereka.
Baca Juga: Semarak Pawai Mobil Hias, Satlantas Polres Gresik Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Dengan pengawasan ketat petugas yang tetap mengedepankan prosedur keamanan, pelukan keluarga menjadi momen yang menghangatkan ruang tahanan.
Tangis dan haru menyatu dalam pertemuan singkat tersebut. Anak-anak memeluk erat sang ayah, sementara para istri terus memberikan dukungan moral agar suami mereka tabah menghadapi proses hukum.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa penegakan hukum yang dijalankan kepolisian tidak boleh menghilangkan sisi kemanusiaan.
Baca Juga: Rangkul Komunitas Ojol Kebomas, Polres Gresik Dorong Peran Aktif Pengemudi Jaga Kondusivitas Region
“Ini demi kemanusiaan. Meski mereka sedang menjalani proses hukum atas perbuatannya, hak-hak dasar dan sisi humanis sebagai seorang ayah serta suami tetap harus kita hargai,” tegasnya.
AKBP Ramadhan menambahkan, penerapan pendekatan humanis ini bukan berarti memberikan perlakuan istimewa atau mengabaikan aturan yang ada. Proses hukum terhadap seluruh tahanan dipastikan tetap berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Meski demikian, Polri tetap memberikan ruang bagi para tahanan untuk bertemu keluarga sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar dan pelayanan kemanusiaan.
Baca Juga: Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polres Gresik Ringkus 17 Tersangka
"Di Polres Gresik, jadwal kunjungan tahanan dibuka setiap Selasa dan Kamis, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga untuk mengetahui kondisi tahanan sekaligus memberikan dukungan moral," pungkasnya.
Di balik jeruji dan proses hukum yang tengah berjalan, pelukan singkat tersebut menjadi pengingat bahwa seorang tahanan tetaplah sosok ayah, suami, dan bagian dari keluarga yang merindukan kepulangannya. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik