Unik dan Bermakna, Puluhan Siswa di Gresik Upacara HUT ke-81 RI di Dalam Air dan Tanam Ribuan Mangrove

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:02 WIB
UPACARA : Puluhan siswa yang mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Kali Mireng, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
UPACARA : Puluhan siswa yang mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Kali Mireng, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan secara unik sekaligus edukatif oleh Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Kali Mireng. Puluhan siswa bersama para pegiat lingkungan lintas daerah menggelar upacara bendera di dalam air kawasan konservasi Kali Mireng, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Senin (17/8/2026).

Prosesi upacara berlangsung khidmat meskipun para peserta harus berdiri tegak di tengah perairan dangkal berlumpur di antara rimbunnya rimbun pohon mangrove. Pelajar dari jenjang MI, SMP, hingga SMK tampak bersemangat menghormat Sang Saka Merah Putih yang berkibar di atas perairan.

Baca Juga: Dari Timur Indonesia, Freeport Bangkit Bersama Membangun Negeri

Usai prosesi upacara bendera, aksi dilanjutkan dengan penanaman ratusan bibit mangrove secara simbolis sebagai benteng alami untuk memproteksi wilayah pesisir Gresik dari ancaman abrasi.

Kegiatan ini dipelopori oleh Pokmaswas Kali Mireng bersama tuan rumah Desa Manyarsidomukti, serta mendapat dukungan moril dari perwakilan Desa Manyarejo dan Desa Manyarsidorukun. Kehadiran lintas desa ini mempertegas bahwa keberadaan ekosistem mangrove merupakan aset bersama yang harus dijaga tanpa sekat administratif.

Gerakan hijau tersebut semakin bernilai edukatif dengan hadirnya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sejumlah komunitas pecinta alam juga turut mengawal ketat di lapangan, seperti Sahabat Giriwana, STEMDAPALA, dan SAMIDD Outdoor. Bahkan, Yayasan Hijau Daun Kediri turut hadir membawa semangat kolaborasi konservasi lintas kota.

Baca Juga: Dituduh Peras Warga Terduga Judol, Dua Oknum Polisi Nyaris Babak Belur Dikepung Massa di Panceng Gresik

Ketua Pokmaswas Kali Mireng, Isharul Munir, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara di dalam air kawasan mangrove bertujuan untuk menonjolkan potensi serta keunggulan ekosistem Kali Mireng kepada publik, khususnya generasi muda.

“Kami ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada siswa-siswi ini. Kami tekankan kepada mereka bahwa pesisir tanpa benteng mangrove akan sangat berbahaya bagi pemukiman,” ujar Isharul Munir.

Setelah upacara selesai, para peserta langsung menancapkan 200 bibit mangrove secara serentak. Penanaman simbolis tersebut menjadi bagian dari rangkaian target aksi penghijauan yang mencapai 4.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Manyar.

Baca Juga: DPRD Gresik Apresiasi Diskon Pajak Kemerdekaan, Dinilai Efektif Dongkrak Potensi PAD

“Merekalah yang akan menjadi masa depan pesisir ini. Ketika mereka menanam mangrove hari ini, pada hakikatnya mereka sedang menanam investasi keselamatan dan pelindungan untuk generasi cucu-cucu mereka kelak,” pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
gresik manyar Kalimireng Republik Indonesia UPACARA