RADAR GRESIK — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Gresik berkomitmen menjadi motor penggerak perekonomian daerah dengan mengoptimalkan layanan perbankan, memperkuat sektor UMKM, menyajikan inovasi penjaminan kredit inklusif, serta mengakselerasi transformasi digital bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Sebagai banknya masyarakat Jawa Timur, Bank Jatim Cabang Gresik juga membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah-tengah warga melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dan penguatan tata kelola hukum.
Sederet aksi nyata telah dijalankan, seperti program mudik gratis hingga bantuan mobil operasional keagamaan, Bank Jatim Cabang Gresik juga aktif memperkuat tata kelola hukum melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Gresik demi menciptakan iklim bisnis yang bersih, transparan, dan aman.
Baca Juga: Uji Sahih RUU BUMD di Bank Jatim Surabaya, PPUU DPD RI Perkuat Peran Ekonomi Daerah
Bank Jatim Cabang Gresik juga konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan, seperti Kejuaraan Bupati Gresik Cup 2026, sekaligus memperkokoh internal organisasi dengan membekali karyawan motivasi integritas kerja melalui kehadiran narasumber inspiratif seperti Purnomo polisi baik.
Pihak manajemen menegaskan bahwa kehadiran Bank Jatim di Kabupaten Gresik bukan sekadar lembaga keuangan formal, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan menaikkan kelas para pelaku usaha lokal.
Melalui sinergi yang kuat bersama Pemerintah Kabupaten Gresik dan berbagai instansi terkait, Bank Jatim optimistis target penyaluran stimulus ekonomi serta kontribusi sosial dapat tercapai secara merata hingga ke tingkat pedesaan.
Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik, Abdullah Basid, menyampaikan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memperluas ekosistem digital guna merespons kebutuhan pasar yang kian dinamis, sembari tetap menjaga kedekatan sosial dengan masyarakat luas.
"Kami menyadari bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk bertahan dan berkembang di era sekarang. Oleh karena itu, Bank Jatim Cabang Gresik terus menggenjot implementasi layanan non-tunai, baik melalui aplikasi JConnect maupun perluasan QRIS di pasar-pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat Gresik dapat mengakses layanan keuangan dengan cepat, aman, dan transparan," ujar Abdullah Basid.
Lebih lanjut, Abdullah Basid menambahkan bahwa selain fokus pada aspek digitalisasi dan penguatan operasional kemitraan, pendampingan terhadap sektor UMKM serta kontribusi sosial tetap menjadi pilar prioritas yang tidak boleh diabaikan. Bank Jatim berkomitmen memberikan kemudahan akses permodalan yang diimbangi dengan pelatihan manajemen usaha secara berkelanjutan.
Baca Juga: Dukung Pembinaan Atlet Muda, Bank Jatim Cabang Gresik Turut Sukseskan Gelaran Bupati Gresik Cup 2026
"Komitmen kami tidak berhenti pada pemberian fasilitas kredit atau permodalan saja. Kami juga aktif turun ke lapangan untuk memberikan edukasi literasi keuangan kepada para pelaku UMKM. Harapan kami, dengan modal yang cukup dan pemahaman digitalisasi yang baik, produk-produk lokal khas Gresik tidak hanya mampu berjaya di rumah sendiri, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi untuk menembus pasar nasional bahkan internasional," pungkasnya.
Dengan memadukan berbagai terobosan bisnis, penguatan tata kelola hukum, dan aksi kepedulian sosial yang berkelanjutan, Bank Jatim Cabang Gresik berharap dapat terus meningkatkan performa kinerja keuangan perusahaan sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi kemakmuran masyarakat Gresik. (nov/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik