Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Zakat Produktif untuk UMKM, LAZISNU Kedamean Bantu Kembangkan Warung Bu Wiwik

Hany Akasah • Minggu, 7 Juni 2026 | 10:06 WIB
NUCARE-LAZISNU MWCNU Kedamean menyerahkan bantuan sarana usaha produktif berupa rombong, kompor, dan magicom baru untuk mendukung kemajuan usaha Warung Tambak Bu Wiwik.
NUCARE-LAZISNU MWCNU Kedamean menyerahkan bantuan sarana usaha produktif berupa rombong, kompor, dan magicom baru untuk mendukung kemajuan usaha Warung Tambak Bu Wiwik.

RADAR GRESIK — Dana zakat dan infak tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat, tetapi kini terus didorong menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Langkah konkret tersebut diwujudkan oleh NUCARE-LAZISNU MWCNU Kedamean melalui program NU Care Berdaya yang menyasar para pelaku usaha mikro agar lebih mandiri dan berkembang.

Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Wiwik, pemilik Warung Tambak Bu Wiwik di Dusun Bakung, Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Ia menerima bantuan produktif berupa rombong usaha, kompor gas, dan magicom untuk menunjang usaha kuliner yang telah dirintisnya selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Tekan Stunting dan Putus Sekolah, Angka Dispensasi Kawin di Gresik Turun Drastis Menjadi 50 Kasus

Warung milik Wiwik selama ini dikenal melayani berbagai kebutuhan kuliner masyarakat sekitar, mulai dari penjualan nasi pecel, ayam panggang, hingga pesanan nasi kotak. Kehadiran bantuan sarana usaha baru ini diharapkan dapat mendongkrak kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar usahanya.

Ketua LAZISNU Kedamean, Achmad Ali, menegaskan bahwa program pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu prioritas utama lembaganya dalam mengelola dana umat. Menurutnya, zakat memiliki esensi dan potensi yang sangat besar untuk membantu masyarakat keluar dari jerat kesulitan ekonomi jika dikelola secara produktif.

“NU Care Berdaya kami hadirkan sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi jamaah. Bantuan yang diberikan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi menjadi modal penguatan usaha agar penerima manfaat memiliki sumber penghasilan yang lebih baik dan berkelanjutan,” kata Achmad Ali.

Baca Juga: Dolar AS Tembus Rp18.095, Aktivitas Money Changer di Gresik Terpantau Landai

Ia menambahkan, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana dari para muzaki dan donatur diwujudkan melalui program-program produktif seperti ini.

Dengan demikian, zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantalan sosial pasif, tetapi bertransformasi menjadi sarana penaikan kelas kesejahteraan masyarakat. Bagi Wiwik sendiri, bantuan ini menjadi suntikan motivasi baru.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Bantuan ini seperti jawaban atas harapan yang selama ini saya impikan. Semoga usaha saya semakin berkembang dan bisa membantu perekonomian keluarga,” ungkap Wiwik penuh haru.

Baca Juga: Dolar AS Tembus Rp18.095, Aktivitas Money Changer di Gresik Terpantau Landai

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedamean, Kiai Abd. Wakid, yang turut hadir langsung dalam prosesi penyerahan bantuan, memberikan apresiasi tinggi atas langkah taktis LAZISNU Kedamean dalam memperkuat sektor usaha mikro. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi merupakan wujud nyata dari khidmah atau pelayanan organisasi kepada umat.

Namun, ia memberikan catatan agar program kemaslahatan ini tidak berhenti pada momentum penyerahan bantuan fisik semata. Evaluasi dan pendampingan berkala harus melekat agar pelaku usaha yang dibina mampu tumbuh kokoh dan tangguh menghadapi tantangan pasar dinamis.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Karena itu, pendampingan harus terus dilakukan agar usaha yang dibina benar-benar berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima maupun lingkungan sekitarnya,” tutur Kiai Abd. Wakid.

Baca Juga: Tangis Pilu Sang Kakak di Polsek Dukun, Motor Adiknya yang Baru Lunas Dicicil Raib Digondol Maling

Melalui konsistensi program NU Care Berdaya, LAZISNU Kedamean menargetkan jangkauan yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil lainnya di wilayah Kedamean. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tatanan masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera melalui optimalisasi tata kelola zakat yang tepat sasaran. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
#Bantuan #Kedamean #lazisnu #MWC NU #gresik