RADAR GRESIK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digandeng oleh Kodim 0817/Gresik terbukti tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata.
Satgas TMMD juga menaruh perhatian besar pada sektor non-fisik, salah satunya dengan mendorong kebangkitan potensi ekonomi kreatif masyarakat di lokasi sasaran.
Komitmen ini terlihat nyata di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Salah satu anggota Satgas TMMD, Kopka Junaedi, tampak turun langsung untuk belajar kerajinan anyaman berbahan pelepah pisang milik Saeko, salah satu perajin lokal setempat.
Baca Juga: Satreskrim Polres Gresik Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jalan Veteran, 6 Tersangka Diamankan
Di tengah suasana sederhana bengkel kerja milik Saeko, Kopka Junaedi dengan penuh semangat mengikuti setiap tahapan proses produksi. Mulai dari pemilahan bahan baku, teknik menganyam, hingga proses finishing menjadi produk interior bernilai seni tinggi seperti meja, kursi, dan hiasan rumah.
"Kerajinan dari pelepah pisang ini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Selain ramah lingkungan karena memanfaatkan bahan alami yang melimpah di desa, produk yang dihasilkan juga punya nilai estetika tinggi," ujar Kopka Junaedi di sela-sela kegiatannya.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif TNI dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa.
Baca Juga: Peduli Kesehatan Pegawai, Rutan Kelas IIB Gresik Bagikan Paket Medical Kit
Melalui publikasi dan dukungan moral, produk lokal Desa Slempit diharapkan dapat semakin berkembang dan dikenal di pasar yang lebih luas, sehingga bermuara pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Momen belajar menganyam ini juga menjadi potret nyata kemanunggalan serta kedekatan humanis antara TNI dan rakyat di lapangan.
Kehadiran personel militer di tengah ruang produksi kerajinan memberikan atmosfer positif dan suntikan semangat baru bagi para pelaku usaha kecil.
Baca Juga: Dukung TMMD 2026, Disdukcapil Gresik Jemput Bola Layani Ratusan Dokumen Kependudukan di Slempit
Sementara itu, Saeko selaku pemilik usaha mengaku sangat bangga dan senang lantaran bengkel kerja sederhananya disambangi oleh anggota Satgas TMMD. Menurutnya, perhatian langsung dari TNI menjadi motivasi tersendiri bagi dirinya dan perajin lain untuk terus berinovasi.
"Kami merasa sangat diperhatikan. Kehadiran bapak-bapak TNI di sini memberikan motivasi lebih bagi kami untuk terus berkarya. Semoga dengan adanya program TMMD ini, usaha kerajinan warga Desa Slempit bisa semakin maju dan dikenal luas luar daerah," harap Saeko. (jar/han)
Editor : Hany Akasah