RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik menunjukkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan pegawainya.
Di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Rutan Gresik membagikan bantuan Medical Kit kepada seluruh petugas guna mendukung kesehatan dan kebugaran mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kegiatan pembagian ini menyasar seluruh jajaran petugas pemasyarakatan yang bertanggung jawab langsung dalam pelayanan, pembinaan, serta pengamanan warga binaan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, aman, dan produktif.
Baca Juga: Perkuat Reformasi Birokrasi, Rutan Gresik Jalani Desk Evaluasi TPI demi Predikat WBBM
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa pembagian Medical Kit ini bukan sekadar pemberian suplemen kesehatan biasa, melainkan bentuk kepedulian konkret dari institusi terhadap aspek kesejahteraan pegawai.
“Medical Kit ini kami berikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada seluruh petugas agar tetap sehat, bugar, dan semangat dalam menjalankan tugas. Dengan kondisi fisik yang baik, diharapkan pelayanan dan pengamanan di lingkungan Rutan dapat berjalan secara optimal,” ujar Eko, Minggu (17/5).
Ia menambahkan bahwa kesehatan prima dari para petugas merupakan salah satu pilar utama dalam menciptakan situasi rutan yang aman, tertib, dan kondusif. Oleh sebab itu, program pendukung kesejahteraan pegawai seperti ini akan terus diupayakan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Kejar Predikat WBBM, Rutan Gresik Lakukan Studi Tiru ke Lapas Kelas I Malang
Langkah responsif dari manajemen Rutan Gresik ini langsung menuai apresiasi positif dari para petugas di lapangan. Di tengah padatnya aktivitas pengamanan dan pelayanan, mereka mengaku merasa sangat diperhatikan dan mendapat suntikan semangat moril dari pimpinan.
Dengan adanya fasilitas penunjang kesehatan ini, manajemen Rutan Gresik berharap seluruh lini petugas dapat terus mempertahankan performa fisik terbaiknya.
Hal ini penting agar pelaksanaan fungsi pemasyarakatan di Kabupaten Gresik dapat terus berjalan secara profesional, optimal, dan tetap humanis. (yud/han)
Editor : Hany Akasah