RADAR GRESIK – Upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik. Kali ini, jajaran Satlantas menyasar kalangan santri melalui program bertajuk “Polantas Menyapa: Police Goes to Pondok Pesantren” di Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum, Kabupaten Gresik, Senin (9/3).
Kegiatan yang berlangsung di aula utama pesantren tersebut diikuti oleh ratusan santriwan dan santriwati dengan penuh antusias. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro.
Dalam materinya, Ipda Andreas menekankan bahwa kesadaran akan keselamatan berkendara harus dibangun sejak dini, terutama di kalangan generasi muda yang masuk dalam kategori usia produktif.
Para santri dibekali pemahaman mengenai aturan dasar lalu lintas, etika berkendara, hingga pentingnya penggunaan helm berstandar SNI.
“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi kesadaran setiap pengguna jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujar Ipda Andreas, Selasa (10/3).
Langkah preventif melalui edukasi ini dipandang krusial untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang seringkali melibatkan usia pelajar.
Menariknya, selain memberikan materi, Satlantas Polres Gresik juga menunjukkan sisi humanis dengan menyerahkan bantuan sejumlah Al-Qur’an kepada pengurus pondok pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pendekatan kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan pesantren.
“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan generasi muda,” ungkap AKP Nur Arifin.
Ia berharap para santri dapat menjadi "duta keselamatan" yang mampu menularkan budaya disiplin berkendara, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan wilayah Kabupaten Gresik yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan di jalan raya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah