RADAR GRESIK – Upaya memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat terus digalakkan melalui kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) yang menyentuh langsung sektor ekonomi masyarakat.
Salah satu aksi nyata ditunjukkan oleh jajaran Babinsa Koramil Kedamean yang melaksanakan pendampingan intensif kepada petani binaan dalam proses tanam padi di Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.
Koptu Tedi, Babinsa Kedamean, terjun langsung ke sawah untuk membantu para petani menanam bibit padi di lahan yang telah disiapkan.
Kehadiran personel TNI di tengah hamparan sawah ini tidak hanya bertujuan untuk mempercepat pekerjaan fisik, tetapi juga memberikan dorongan moral agar para petani tetap optimis menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.
Menurut Koptu Tedi, pendampingan ini merupakan bagian dari peran aktif aparat kewilayahan dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Babinsa diposisikan bukan sekadar sebagai pengawas, melainkan sebagai mitra kerja strategis yang siap membantu kendala petani secara langsung di lapangan.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan. Kami berharap dengan kebersamaan ini, hasil panen nantinya bisa lebih maksimal,” kata Koptu Tedi.
Keterlibatan aktif TNI ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Para petani di Desa Glindah mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang bersedia kotor-kotoran di lumpur sawah.
Kehadiran sosok tentara di sisi mereka memberikan semangat tambahan dalam menggarap lahan demi mencapai swasembada pangan di tingkat desa.
Melalui sinergi yang kuat antara petani dan aparat kewilayahan ini, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kedamean dapat terus meningkat. Langkah kolektif ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan wilayah, khususnya dalam menjamin kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui sektor agraris.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini untuk terus mendukung pembangunan di wilayah, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah