RADAR GRESIK – Upaya memperkuat sektor pertanian dan mencegah risiko banjir di musim hujan terus digalakkan di Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.
Melalui aksi karya bakti, Babinsa bersama masyarakat setempat bahu-membahu membangun saluran drainase di area persawahan dan jalur pertanian desa.
Pembangunan drainase ini menjadi prioritas mengingat area tersebut kerap mengalami genangan air saat intensitas hujan tinggi. Kondisi ini sering kali mengganggu aktivitas tanam dan mengancam produktivitas lahan milik warga.
Baca Juga: Bawa Sajam, Pemuda Diduga ODGJ Teror Siswa Belajar Kelompok di Bungah Gresik
Dengan adanya drainase yang tertata, diharapkan distribusi air menjadi lebih lancar sehingga lahan pertanian tetap produktif dan tidak rusak akibat luapan air.
Koptu Sugio, Babinsa Desa Pacuh, terjun langsung membantu warga mengangkut material batu dan tanah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab pembinaan wilayah sekaligus dukungan nyata TNI terhadap program ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin memastikan aliran air berjalan lancar melalui drainase ini. Tujuannya jelas, mencegah genangan yang berpotensi merusak lahan pertanian warga, sehingga hasil panen ke depan bisa lebih maksimal,” ujar Koptu Sugio di sela-sela kegiatan.
Baca Juga: Geger, Penjual Es Krim Keliling Ditemukan Meninggal Mendadak di Warkop Menganti Gresik
Selain manfaat infrastruktur, karya bakti ini menjadi sarana komunikasi sosial (Komsos) yang efektif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat terbukti mampu memacu semangat gotong royong warga Desa Pacuh.
Warga menyambut antusias kegiatan ini dan mengapresiasi peran aktif Babinsa yang selalu hadir dalam setiap pembangunan desa.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang tertata, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah secara menyeluruh.
Baca Juga: Kwarcab Pramuka Gresik Perkuat Sinergi Lewat Berbagi Cerita dan Pengalaman
“Melalui pembinaan teritorial seperti ini, kami berharap tercipta sinergi yang solid demi menciptakan lingkungan desa yang bersih, nyaman, dan tentu saja mendukung ketahanan pangan yang kuat,” pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah