RADAR GRESIK – Suasana khidmat menyelimuti Mapolres Gresik pada Selasa (13/1). Jajaran Kepolisian Resor Gresik menggelar tradisi Farewell and Welcome Parade sebagai bentuk penghormatan sekaligus tanda resminya estafet kepemimpinan dari AKBP Rovan Richard Mahenu kepada AKBP Ramadhan Nasution.
Prosesi ini merupakan tradisi sakral dalam institusi Polri yang melambangkan kesinambungan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Gresik.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan AKBP Ramadhan Nasution beserta istri di gerbang Mapolres. AKBP Rovan Richard Mahenu menyambut penggantinya dengan pengalungan bunga sebagai simbol penyerahan amanah.
Langkah kaki Kapolres baru kemudian disambut oleh barisan perwira dalam tradisi Gapura Pedang Pora.
Sembari melangkah di bawah naungan pedang, alunan angklung dari siswa SLB Kemala Bhayangkara 2 Gresik serta persembahan seni hadrah turut memeriahkan suasana, memberikan sentuhan kearifan lokal yang kental pada prosesi penyambutan tersebut.
Agenda berlanjut ke ruang pertemuan untuk pemaparan Laporan Kesatuan. AKBP Rovan memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi wilayah hukum, capaian program inovatif, hingga tantangan kamtibmas di masa depan kepada AKBP Ramadhan.
Dalam Apel Farewell Parade di lapangan upacara, AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan pesan emosional kepada seluruh personel.
"Kami mohon maaf atas segala kekhilafan selama memimpin dan terima kasih atas dedikasi seluruh anggota. Mohon doa restu agar kami dapat menjalankan tugas di tempat yang baru dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, AKBP Ramadhan Nasution menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas fondasi kokoh yang telah dibangun pendahulunya.
"Terima kasih atas dedikasi AKBP Rovan yang telah menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami berkomitmen untuk melanjutkan program-program baik yang telah berjalan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Gresik," ungkap AKBP Ramadhan.
Acara diakhiri dengan prosesi pelepasan AKBP Rovan Richard Mahenu. Melewati barisan pedang pora untuk terakhir kalinya, ia menyalami satu per satu personel dari tingkat perwira hingga bintara sebagai wujud rasa terima kasih dan permohonan maaf.
Prosesi ini memegang teguh filosofi “Datang Tampak Muka, Pergi Tampak Punggung”, sebuah nilai etika tinggi dalam Polri yang menjunjung loyalitas dan kehormatan organisasi. Dengan tuntasnya tradisi ini, transisi kepemimpinan di Polres Gresik dipastikan berjalan lancar tanpa mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat. (yud/han)
Editor : Hany Akasah