RADAR GRESIK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik kembali melaksanakan razia insidentil secara mendadak pada kamar hunian warga binaan pada Rabu (19/11). Langkah strategis ini dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan keamanan serta ketertiban (Kamtib) di lingkungan Rutan.
Dari razia mendadak yang dilakukan, petugas masih menemukan sejumlah barang terlarang, termasuk telepon seluler (HP), senjata tajam (sajam), dan benda-benda lain dari blok hunian.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Gresik, Vendra Hermawan, mengatakan razia yang melibatkan Komandan Jaga, Staf KPR, serta anggota regu jaga ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Fokus pemeriksaan kali ini diarahkan pada Kamar 1 Blok B Bawah, di mana seluruh sudut dan barang-barang milik warga binaan diperiksa secara menyeluruh dan tanpa kompromi.
"Kami fokuskan razia kali ini pada kamar hunian warga binaan Kamar 1 Blok B Bawah," ujarnya, Kamis (20/11).
Vendra menjelaskan, dari hasil razia, petugas berhasil menyita: 1 HP, 1 charger, 1 kabel, 2 gunting, 1 pisau rakitan, 1 gunting kuku, dan 1 kaca yang disimpan oleh warga binaan di dalam kamar.
Barang-barang terlarang tersebut langsung dimusnahkan di tempat. "HP langsung kita hancurkan menggunakan palu. Ini sebagai bentuk ketegasan dan komitmen dalam menciptakan lingkungan Rutan yang aman dan kondusif," tegas Vendra.
Ia menambahkan, bagi warga binaan yang melanggar, akan dikenakan sanksi berupa penempatan di kamar khusus pelanggaran.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa razia insidentil merupakan langkah rutin sekaligus evaluatif untuk memastikan tidak ada celah terjadinya gangguan keamanan.
“Razia ini adalah bukti keseriusan kami dalam menjaga integritas dan keamanan di Rutan Gresik. Kami ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas warga binaan berjalan sesuai aturan, tanpa adanya barang-barang yang dapat memicu gangguan. Penegakan ini akan terus kami lakukan secara konsisten,” tegas Eko.
Dengan dilaksanakannya razia ini, Rutan Gresik berharap mampu terus menguatkan situasi Rutan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan bagi seluruh warga binaan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah