Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Mesin Motor Brebet Bikin Resah, Satreskrim Polres Gresik Pastikan Kualitas Pertalite di Manyar dan Kebomas Aman

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:57 WIB
SIDAK : Anggota Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik saat melakukan sidak BBM di SPBU Gresik terkait adanya informasi dari masyarakat banyak motornya mogok usai mengisi BBM di salah satu SPBU.
SIDAK : Anggota Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik saat melakukan sidak BBM di SPBU Gresik terkait adanya informasi dari masyarakat banyak motornya mogok usai mengisi BBM di salah satu SPBU.

RADAR GRESIK – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yakni SPBU 54.611.24 Desa Suci, Kecamatan Manyar, dan SPBU 54.611.06 kawasan Bunder, Kecamatan Kebomas, Gresik, pada Selasa (28/10).

Sidak ini dilakukan menyusul adanya informasi yang meresahkan masyarakat terkait gangguan performa mesin, seperti brebet hingga mogok, pada sepeda motor usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.

Bahkan, beberapa pengguna dilaporkan harus mengganti busi dan ada yang beralih menggunakan Pertamax untuk mengantisipasi kejadian serupa.

BBBaca Juga: Tabrakan Maut di Tikungan Tajam Cerme Gresik, Pengendara Motor Asal Tuban Meninggal di Tempat

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, menjelaskan bahwa pengecekan sampel BBM di dua SPBU ini bertujuan memastikan kebenaran informasi yang meresahkan masyarakat.

"Ada dua SPBU yang kita cek, SPBU di Desa Suci, dan Kebomas. Dari pengecekan dua SPBU itu, belum ada campuran dan indikasi hal-hal yang patut dicurigai di kandungan BBM tersebut," ujar AKP Abid, Selasa (28/10).

Petugas kepolisian bersama petugas SPBU melakukan sampling Pertalite ke dalam kemasan botol 1 liter untuk diuji di laboratorium. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah ada kandungan campuran air atau zat lain yang merusak kualitas BBM.

"Hasil pemeriksaan lab dari kegiatan, masih sesuai dengan takaran dan tidak ada campuran kandungan BBM kami cek bersama pihak terkait. Alias nihil," jelasnya.

AKP Abid menuturkan, sidak ini merupakan langkah antisipasi Polres Gresik, mengingat adanya informasi kerugian masyarakat dari penggunaan Pertalite di wilayah kabupaten/kota terdekat.

Ia menegaskan, hingga saat ini, Polres Gresik belum menerima laporan resmi dari masyarakat yang mengalami kerugian.

Untuk itu, AKP Abid mengimbau masyarakat agar tidak resah dengan isu BBM oplosan maupun kandungan BBM yang beredar.

"Ketika menemukan dan ada hal yang mencurigakan, bisa lapor cak Roma atau 110. Sehingga kami Satreskrim Polres Gresik langsung menindaklanjuti informasi tersebut," tandasnya.

Sementara itu, Denny Ainur Rohman, Pengawas SPBU Pertamina 54.611.06, menjelaskan bahwa jika ada campuran air, pasti akan terlihat adanya sekat atau pemisahan, karena air dan minyak tidak bisa menyatu.

"Seperti tadi sampel yang dimasukkan ke kemasan botol 1 liter. Kalau ada campuran pasti ada perubahan, dari bawah kemasan pasti bening," jelasnya.

Selain uji sampel, petugas juga mengecek pasta air di gudang penyimpanan. Denny mengaku, meski belum ada aduan langsung ke SPBU, info di media sosial memang sudah ramai tentang adanya campuran Pertalite dan air, terutama di kota tetangga seperti Lamongan dan Surabaya.

"Untuk mengantisipasi, [kami] selalu cek kualitas sebelum penerimaan. Terutama pasta air dan pasta minyak. Kalau ada air tidak mungkin kami terima hingga dijual," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#SPBU #gresik #manyar #BBM #Pertalite #polres