Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Target Rp60 Miliar, Baznas Jatim Gelar Bimtek SOP untuk Tingkatkan Akuntabilitas

Fajar Yuliyanto • Rabu, 24 September 2025 | 01:53 WIB
MEMAPARKAN : Ketua Baznas Provinsi Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa saat memaparkan bimtek SOP Baznas se-Jqwa Timur.
MEMAPARKAN : Ketua Baznas Provinsi Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa saat memaparkan bimtek SOP Baznas se-Jqwa Timur.

RADAR GRESIK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Baznas se-Jawa Timur Tahun 2025 di Hotel Santika Gresik.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, khususnya dalam aspek pengadaan, keuangan, dan pelayanan, agar semakin transparan dan akuntabel.

Ketua Baznas Provinsi Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, menyampaikan optimismenya terkait target perolehan zakat tahun ini. “Untuk tahun 2025 ditargetkan Rp60 miliar. Alhamdulillah saat ini sudah sampai Rp50 miliar,” kata KH. Ali.

Menurutnya, bimtek ini membawa semangat baru bagi Baznas Gresik untuk meningkatkan kinerja pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Materi bimtek menekankan pentingnya penerapan SOP di semua tingkatan, mulai dari pengajuan permohonan, survei kelayakan, realisasi, hingga monitoring.

Hal ini penting agar seluruh proses dapat dijalankan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Bimtek juga menyoroti area pengadaan sebagai proses yang memerlukan ketelitian tinggi karena memiliki potensi risiko.

dr. Ahmad Hambali menyatakan kebanggaannya bahwa Baznas Jatim masuk dalam tiga besar dari seluruh Indonesia, bersama DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Alhamdulillah Jawa Timur menjadi tiga besar dari seluruh Indonesia. Semoga dengan adanya Bimtek SOP Baznas Provinsi Jawa Timur, semakin berkembang, dan maju," tegasnya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Biro Kesra Provinsi Jawa Timur, Dra. Siti Munawaroh. Ia mengapresiasi Baznas Jatim yang telah membantu program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang masuk kriteria penerima manfaat. (jar/han) 

 

Siti Munawaroh menambahkan, pihaknya terus mengimbau para PNS atau ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk berpartisipasi dalam program ini. Ia menilai bimtek ini sangat positif karena setiap program harus memiliki standar yang jelas, mulai dari penentuan kriteria penerima hingga realisasi dan monitoring bantuan.

 

"Semua proses ini harus dapat dipertanggungjawabkan agar program berjalan transparan dan tepat sasaran," pungkasnya.

Editor : Hany Akasah
#zakat #Baznas #gresik #Propinsi #santika