Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Gresik Akan Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih

Fajar Yuliyanto • Kamis, 7 Agustus 2025 | 22:41 WIB
MENINJAU : Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf Saat meninjau ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik di UPT SMPN 30 Gresik.
MENINJAU : Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf Saat meninjau ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik di UPT SMPN 30 Gresik.

RADAR GRESIK - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik yang berlokasi di UPT SMPN 30 Gresik.

Dalam kunjungannya, Gus Ipul menyatakan bahwa orang tua siswa Sekolah Rakyat akan bergabung menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih. Upaya ini merupakan bentuk dukungan penguatan ekonomi bagi keluarga kurang mampu.

"Nanti orang tua siswa Sekolah Rakyat ini akan menjadi anggota Koperasi Merah Putih," kata Gus Ipul saat berada di SRMA 37 Gresik.

Gus Ipul menjelaskan, para orang tua murid akan mendapatkan akses pada program pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu membuka usaha sendiri dan memasarkan produk-produknya di Koperasi Desa Merah Putih.

"Jadi anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Yang ini tentu masuk bagian dari program-program pemberdayaan pemerintah, seperti bantuan modal usaha, kemudian kursus-kursus keterampilan supaya mereka bisa bekerja atau membuka usaha sendiri," jelas Gus Ipul.

Ia menambahkan, produk-produk yang dihasilkan oleh keluarga siswa Sekolah Rakyat nantinya akan dijual melalui Koperasi Merah Putih. Baik Sekolah Rakyat maupun Koperasi Desa Merah Putih merupakan program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis berkonsep asrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang mengacu pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sementara itu, Koperasi Desa Merah Putih adalah lembaga ekonomi berbasis gotong royong dan kekeluargaan yang dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa atau kelurahan.

Gus Ipul mengungkapkan, keanggotaan orang tua siswa Sekolah Rakyat dalam Koperasi Desa Merah Putih merupakan bentuk integrasi program-program Presiden Prabowo dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

"Ini masuk bagian dari program prioritas Presiden Prabowo juga. Jadi semua ini terintegrasi yang mudah-mudahan dengan begitu penanganan kemiskinan semakin efektif dan ke depan kesejahteraan juga terus meningkat dengan tajam," ungkap Gus Ipul.

Selain menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, para orang tua murid juga akan menerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni. Mereka menjadi bagian dari sasaran program pembangunan 3 juta rumah layak huni dalam program pemberdayaan sosial ekonomi (PPSE).

Sebagai informasi, sebanyak 63 Sekolah Rakyat rintisan telah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 14 Juli 2025 di seluruh Indonesia. Sebanyak 37 titik lainnya akan melaksanakan MPLS secara bertahap pada Agustus, dan 59 titik lainnya akan diluncurkan pada September. Dengan demikian, total ada 159 Sekolah Rakyat yang akan beroperasi pada Tahun Ajaran 2025/2026. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Sekolah Rakyat #Koperasi Desa Merah Putih #gus ipul #Presiden Prabowo