RADAR GRESIK - Terungkap identitas mayat yang terbungkus kardus dibuang di Jalan Raya Kedamean Gresik, diketahui korban bernama Sevi Ayu Claudia ,23, warga Pecantingan Sekardangan, Kabupaten Sidoarjo bekerja sebagai Driver Ojek Onlaine (Ojol).
Diduga mayat tersebut korban pembunuhan, kemudian tubuhnya ditekuk sebelum dimasukkan ke dalam kardus lalu dibuang di sekitar semak - semak yang berada di bahu Jalan Raya Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik.
Informasi yang dihimpun bahwa korban Sevi sempat berpamitan kepada keluarganya pada Sabtu sore tanpa mengenakan atribut ojek online seperti biasanya. Korban Sevi pada hari Sabtu (26/7) sore keluar rumah dan berpamitan keluarga untuk keluar rumah sekitar pukul 16.00 dan tidak memakai pakaian ojol. Karena cemas keluarga korban juga sempat menelpon korban pada pukul 22.00, namun kondisi hp korban sudah tidak aktif.
Saat hari Minggu (27/7) pukul 07.00 wib mayat korban ditemukan masih mengenakan celana jenis legging warna hitam dengan tubuh ditekuk sebelum dibungkus plastik hitam dan di bungusk kardus warna coklat dengan ditali rafia.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uwais Al Qarni mengatakan, pihaknya sampai saat ini terus mendalami kasus mayat dalam kardus yang dibuang di pinggir jalan raya.
"Jenis kelaminnya perempuan, berusia sekitar 23 tahun dan dibalut pakai plastik hitam serta ditutup kardus," ujarnya.
AKP Abid juga menuturkan kasus ini menjadi atensi Satreskrim Polres Gresik. Sebab, ada dugaan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Kendati tidak ada penemuan mutilasi di tubuh korban.
"Di kepala korban ada luka semacam terkena benda tajam sebanyak tiga kali," ungkapnya.
Mayat berjenis perempuan itu, sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan otopsi dan pihak Satreskrim Polres Gresik masih melakukan penyelidikan.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik dingegerkan penemuan mayat dibungkus kardus di sekitar semak - semak tepi Jalan Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik. Pasalnya, mayat yang terbungkus kardus warna coklat itu masih utuh tanpa ada mutilasi. (yud/han)
Editor : Hany Akasah