Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Update Banjir Kali Lamong Gresik, Enam Desa di Cerme Terdampak, Ini Detail Kondisi Tiap Wilayah

Hany Akasah • Jumat, 13 Juni 2025 | 01:54 WIB
MASIH TERENDAM: Meski sudah berangsur surut, namun beberapa daerah di Cerme yang masih terdampak banjir.
MASIH TERENDAM: Meski sudah berangsur surut, namun beberapa daerah di Cerme yang masih terdampak banjir.

RADAR GRESIK – Banjir akibat luapan Kali Lamong yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, mulai menunjukkan tanda-tanda surut.

Meskipun demikian, beberapa titik masih tergenang air, termasuk Jalan Raya Morowudi yang ketinggian airnya mencapai sekitar 20 sentimeter. Banjir ini disebabkan oleh curah hujan tinggi dan air kiriman dari wilayah hulu, yang mengakibatkan debit Kali Lamong meningkat dan meluap ke permukiman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi, melaporkan bahwa enam desa yang terdampak banjir mulai menunjukkan penurunan ketinggian air. Berikut rincian kondisi di beberapa desa.

Di antaranya, Desa Dadapkuning  jalan raya, jalan poros desa, dan jalan lingkungan yang sebelumnya tergenang kini sudah surut. Desa Dungus dengan kondisi jalan poros desa masih tergenang 10-45 sentimeter, jalan lingkungan 10-30 sentimeter.

Sekitar 50 rumah tergenang dengan ketinggian 10-25 sentimeter. Fasilitas umum seperti makam dan area persawahan seluas 40 hektare juga terdampak. Desa Morowudi yakni jalan raya tergenang 5-30 cm, jalan lingkungan 5-20 cm.

Tujuh rumah tergenang dengan ketinggian 5-10 cm, serta fasilitas umum SDN Morowudi juga terdampak. Desa Gurang Anyar yakni jalan poros desa tergenang 5-20 cm, jalan lingkungan 5-15 cm, dan area persawahan seluas 37 hektare tergenang. Desa Iker-iker Geger.

Kondisi jalan lingkungan tergenang 10-70 cm, lima rumah tergenang ketinggian 10-20 cm, dan area persawahan seluas 30 hektare tergenang. Desa Pandu dengan jalan poros desa tergenang 10-15 cm. Fasilitas umum yang terdampak meliputi makam di Dusun Pandu, serta area persawahan seluas 11 hektare dan tambak seluas 20 hektare yang tergenang.

Sukardi menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring perkembangan banjir dan curah hujan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Lamong. Koordinasi juga terus dilakukan dengan pemerintah desa yang terdampak. "Kondisi terkini, banjir mengalami penurunan perlahan dan kondisi cuaca cerah berawan," pungkasnya pada Kamis (12/6). (jar/han)

 

Editor : Hany Akasah
#Wilayah #KALI LAMONG #gresik #Desa #cerme #Banjir