Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Banjir Kali Lamong Mengganas, Setelah Benjeng, Kini Cerme Terendam Parah, Ratusan Hektar Sawah di Gresik Terdampak

Hany Akasah • Kamis, 12 Juni 2025 | 00:37 WIB
MAKIN MELUAS: Usai Benjeng, kini luapan Kali Lamong merendam empat desa di Kecamatan Cerme.
MAKIN MELUAS: Usai Benjeng, kini luapan Kali Lamong merendam empat desa di Kecamatan Cerme.

RADAR GRESIK – Luapan Sungai Lamong kembali mengakibatkan banjir di Kabupaten Gresik. Kali ini, dampaknya meluas ke Kecamatan Cerme, merendam setidaknya empat desa. Kondisi ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi di wilayah hulu, seperti Mojokerto dan Lamongan, yang mengakibatkan peningkatan debit air Sungai Lamong.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang, menjelaskan banjir ini bersifat bergerak dari hulu ke hilir. "Curah hujan tinggi dan air kiriman dari wilayah hulu menyebabkan debit Kali Lamong meningkat dan meluap ke permukiman," kata Miko.

Keempat desa di Kecamatan Cerme yang kini terdampak banjir luapan Sungai Lamong adalah Desa Dadapkuning, Dungus, Morowudi, dan Guranganyar.

Di Desa Dadapkuning, banjir merendam jalan raya, Jalan Penghubung Desa (JPD), dan lingkungan setinggi 10 sentimeter. Sementara di Desa Dungus, JPD, jalan lingkungan, makam, sawah, dan sekitar 50 rumah tergenang air hingga 30 sentimeter.

Selanjutnya, di Desa Morowudi, banjir merendam jalan lingkungan Dusun Ngepungsari dengan ketinggian air mencapai 10 sentimeter. "Di Desa Guranganyar, jalan lingkungan tergenang sampai 15 sentimeter dan persawahan tergenang kurang lebih 60 hektar," jelas Miko.

Berita baiknya, Kecamatan Benjeng yang sebelumnya juga dilanda banjir luapan Sungai Lamong, kini mulai berangsur surut. Desa-desa yang genangannya mulai surut antara lain Lundo, Sedapur Klagen, Delik Sumber, Kedung Rukem, Munggugianti, Bulurejo, Dermo, Klampok, Sirnoboyo, dan Kedungsekar.

Dua jalan penghubung desa yang sebelumnya ditutup di Kecamatan Benjeng, yaitu Jalan Raya Benjeng-Balongpanggang dan Jalan Raya Benjeng-Metatu, kini sudah kembali dibuka untuk umum. Sebelumnya, banjir Sungai Lamong juga melanda Kecamatan Balongpanggang dan mengakibatkan 240 rumah tergenang. (jar/han)

 

Editor : Hany Akasah
#KALI LAMONG #gresik #Benjeng #cerme #sawah #Banjir