RADAR GRESIK - Aparat kepolisian berhasil mengamankan enam remaja berstatus pelajar yang diduga kuat terlibat dalam rencana tawuran antar kelompok pemuda di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, tepatnya di sekitar pertigaan KFC Gresik.
Keenam pelajar yang diamankan dan kini berurusan dengan pihak kepolisian adalah HF (17) asal Desa Sumurber Panceng, SA (16) asal Sembayat Manyar, MA (15) asal Ngargosari Kebomas, FIK (16) asal Mojopurogede Bungah, KA (16) asal Banjarsari Manyar, dan MIF (16) asal Pongangan Manyar. Dua kelompok yang diduga akan terlibat tawuran tersebut adalah Tongkrongan Orang Stres (TOS) Putat Gresik dan PETINAR Randuagung Gresik.
Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai adanya rencana tawuran antar kelompok pelajar di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kepolisian segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan keenam remaja tersebut.
Baca Juga: Dinas PUTR Pemkab Gresik Tambal 549 Titik di Sepanjang Jalan Berlubang
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya petugas kepolisian melaksanakan patroli di sekitar daerah tersebut dan ternyata benar ada dua kelompok pemuda tersebut yang sedang melakukan tawuran. Kemudian petugas kepolisian Polsek Kebomas berhasil mengamankan 6 orang pemuda yang terlibat dalam tawuran tersebut,” ungkap Kompol Gatot, Senin (12/5).
Selain mengamankan para remaja, Kompol Gatot menambahkan bahwa Polsek Kebomas juga berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya tiga unit sepeda motor, tiga unit handphone, dan satu buah stik golf yang diduga kuat akan digunakan sebagai senjata dalam tawuran tersebut.
“Terduga pelaku dan barang bukti tersebut dibawa ke Polsek Kebomas guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Semua terduga pelaku kami panggil orang tuanya dan dibuatkan surat pernyataan minta maaf serta diwajibkan untuk wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis sebagai efek jera,” pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah