RADAR GRESIK - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda telah merilis prediksi awal musim hujan di Jawa Timur.
Berdasarkan prediksi BMKG Juanda, dari empat kabupaten di Pantura, tiga diantara sudah masuk awal musim hujan. Kecuali Kabupaten Gresik yang diprediksi baru mulai turun hujan pada November mendatang.
Prakirawan BMKG Juanda Ary Pulung mengatakan untuk sebagian wilayah Kabupaten Lamongan, Tuban dan Bojonegoro awal musim hujan dimulai Oktober Dasarian III.
"Oktober dasarian III dalam satuan meteorologi terjadi antara tanggal 21 sampai akhir bulan," ujarnya.
Untuk wilayah Kabupaten Lamongan yang mulai awal musim hujannya pada Oktober dasarian III yakni Kecamatan Bluluk, Ngimbang dan Sukorame.
Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro yang mulai awal musim hujan pada Oktober dasarian III yakni Kecamatan Bojonegoro, Bubulan, Dander, Gayam, Gondang, Kalitidu, Kapas, Kasiman Kedewan, Kedungadem, Malo dan Margomulyo.
Kemudian, Ngambon, Ngasem, Ngraho, Padangan, Purwosari, Sekar, Sugiwaras, Sukosewu, Tambakrejo, Temayang dan Trucuk.
Untuk Kabupaten Tuban, Kecamatan yang masuk awal musim hujan pada Oktober dasarian III yakni Parengan, Senori dan Soko.
Sementara itu, untuk awal musim hujan di Kabupaten Gresik tidak terjadi bersamaan.
"Sejumlah wilayah akan mulai memasuki musim hujan pada November dasarian I dan ada beberapa wilayah lainnya yang baru memasuki musim hujan pada November dasarian II," ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk wilayah yang memasuki musim hujan pada November dasarian I yakni, Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Driyorejo, Kebomas, Kedamean, Menganti dan Wringinanom.
"November dasarian 1 dalam satuan meteorologi terjadi antara tanggal 1 sampai tanggal 10," ungkapnya.
Kemudian, untuk wilayah yang baru memasuki musim hujan pada November dasarian II antara tanggal 11 sampai tanggal 20 yakni, Kecamatan Bungah, Dukun, Duduksampeyan, Gresik, Manyar, Panceng, Sangkapura, Sidayu, Tambak dan Ujungpangkah. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq