RADAR GRESIK-Pemerintah Desa Yosowilangun semakin bergeliat dengan diresmikannya central market baru milik BUMDes Yosowilangun. Berlokasi strategis di perempatan Jalan Kalimantan GKB, pusat kuliner dan kebutuhan pokok ini diresmikan pada Rabu (16/10).
Unit usaha tersebut berkonsep central food court yang menyajikan beraneka jajanan dan kebutuhan pokok dan berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) Yosowilangun. Acara peresmian berlangsung sejak pagi dengan dimeriahkan khotmil Alquran dan shalawatan bersama.
Hadir meresmikan secara langsung Ketua DPRD Kabupaten Gresik M. Syahrul Munir bersama Kepala Desa Abdur Rosyid dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Syahrul Munir mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Yosowilangun membangun central market yang akan menjadi aktivitas ekonomi warga Desa Yosowilangun.
"Central market milik BUMDes Bumi Yosowilangun (Buyos) ini akan bermanfaat untuk desa dan masyarakat desa Yosowilangun. Saat ini ada 290 Desa di Kabupaten Gresik yang berstatus mandiri yang diberikan oleh Kemendes PDTT RI. Namun, yang lebih penting adalah desa-desa du Kabupaten Gresik benar-benar mandiri secara nyata," ujar Syahrul.
Lebih lanjut, Syahrul menambahkan sering menjadi pertanyaan adalah apakah desa-desa yang berstatus mandiri tersebut memang benar - benar mandiri secara defacto atau hanya statusnya saja yang mandiri.
Hal tersebut menurutnya harus diperhatikan, apakah juga masyarakat di desa tersebut sejahtera.
"Karena itu, langkah membangun unit usaha central market yang dilakukan pemerintah Desa Yosowilangun patut diapresiasi. Selain menyediakan tempat usaha bagi warga, juga akan memberikan pemasukan yang untuk anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Yosowilangun untuk pembangunan," imbuh Syahrul.
Pihaknya berharap Kepala Desa Yosowilangun dan jajarannya tetap berkomunikasi dengan pihak dewan dan pemerintah daerah dalam rangka mencari solusi atas permasalahan - permasalahan di Desa Yosowilangun. "Saya dapat masukan soal di Desa Yosowilangun ini, seperti soal posyandu, jaringan saluran air yang sering banjir saat hujan, dan status tanah di Yosowilangun. Sehingga perlu komunikasi intens, agar bisa mencapai atau ada solusi yang bisa dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan," sambung Syahrul.
Sementara itu, Kepala Desa Yosowilangun H. Abdur Rosyid menyampaikan, ada 15 unit tenant di Central Market Buyos Yosowilangun GKB ini. Semuanya telah terisi oleh pedagang dari warga Desa Yosowilangun.
"Semua stand diisi oleh warga Yosowilangun. Stand tersebut menyediakan beragam kuliner, kopi dan kebutuhan bahan pokok," kata Rosyid.
Rosyid berharap dukungan pemerintah daerah dan DPRD Gresik untuk pengembangan ekonomi di Desa Yosowilangun agar bisa terus ditingkatkan dengan tujuan mensejahterakan masyarakat.
"Sejak mas Syahrul jadi anggota DPRD Gresik kami, Desa Yosowilangun mulai sering berkomunikasi dan banyak aspirasi yang kami titipkan. Kami berharap aspirasi tersebut bisa diterima dengan baik guna mewujudkan kemajuan Desa Yosowilangun dan Kabupaten Gresik," harap Rosyid. (rir/han)
Editor : Hany Akasah