Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
RADAR GRESIK - 1 Oktober 2024 Seorang mahasiswa Petra Christian University (PCU) Surabaya ditemukan tewas di sekitar gedung kampus Siwalankerto pada Selasa pagi, pukul 10.45 WIB. Korban, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari salah satu gedung kampus.
Penemuan tubuh korban yang tergeletak di halaman sekitar gedung segera mengundang perhatian banyak mahasiswa dan staf kampus. Tim keamanan kampus langsung mengevakuasi area tersebut dan melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.
Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu motif di balik dugaan aksi bunuh diri ini. Beberapa saksi, termasuk teman-teman dan dosen korban, akan dimintai keterangan terkait kondisi korban sebelum kejadian.
Pihak kampus Petra Surabaya juga telah mengeluarkan pernyataan resmi menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden tragis ini.
"Kami sangat berduka atas kejadian yang menimpa salah satu mahasiswa kami. Kami akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut dan memberikan dukungan kepada keluarga korban," kata Rektor PCU dalam pernyataan tertulis.
Menurut keterangan beberapa teman sekelas korban, dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang terlihat dalam aktivitas sosial kampus. Namun, hingga kini, belum ada indikasi jelas mengenai alasan korban melakukan tindakan nekat tersebut.
Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya kesehatan mental dan dukungan sosial bagi para mahasiswa yang tengah menghadapi tekanan akademik maupun masalah pribadi.
Pihak kampus juga berjanji akan meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mental para mahasiswa dengan menyediakan layanan konseling yang lebih intensif dan terbuka.
Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses autopsi. Pihak keluarga telah dihubungi dan direncanakan akan segera datang ke Surabaya untuk mengurus prosesi pemakaman.(ilm/nov/han)
Editor : Hany Akasah