Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gempa Capai 229 Kali, Kepala BNPB, Pj Gubernur Jatim dan Bupati Gresik Pastikan Bantuan Digelontor ke Pulau Bawean

Hany Akasah • Senin, 25 Maret 2024 | 03:01 WIB

 

PANTAU PENGUNGSI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto.
PANTAU PENGUNGSI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto.

RADAR GRESIK-Pemerintah memastikan bantuan akan terus digelontor ke Pulau Bawean. Bukan hanya Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemkab, bantuan juga digelontor oleh instansi dan perusahaan di Gresik ke Pulau bawean.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto beserta rombongan ke lokasi bencana gempa Bawean, Minggu (24/3/2024).

 Baca Juga: Gempa Bawean, Polres Gresik Dirikan Posko Bantuan di Sangkapura

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya berupaya melakukan penanganan darurat bencana gempa di Bawean teratasi dan berjalan dengan baik.  Gempa mengakibatkan tujuh orang mengalami luka luka. Empat diantaranya dari Kecamatan Tambak dan tiga korban luka lainnya berasal dari Kecamatan Sangkapura Bawean.

 

Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto memastikan penanganan darurat gempa Bawean atau di Kabupaten Gresik berjalan dengan baik. "Untuk rumah rusak berat akan mendapatkan ganti Rp 60 juta, rusak sedang Rp. 30 juta dan rusak ringan Rp 15 juta. Termasuk lembaga pendidikan ataupun fasilitas umum (Fasum) lainnya seperti masjid dan musala," terang Suharyanto.

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengatakan, pemerintah juga akan segera memenuhi kebutuhan dasar korban bencana gempa Bawean. “Kami akan pantau terus,” kata Adhy.

Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan, gempa yang terjadi di Laut Tuban menyebabkan puluhan bangunan di Pulau Bawean mengalami kerusakan parah. Tak terkecuali lembaga pendidikan. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik masih terus melakukan inventarisir sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan. “Dari data yang kami terima, sementara ini baru SD Negeri 335 Kebuntelukdalam, Kecamatan Sangkapura yang dilaporkan mengalami kerusakan parah,” ujar Herawan Eka Kusuma.

Sementara itu,  PT Petrokimia Gresik juga bergerak cepat mengirim bantuan  untuk korban gempabumi di Bawean. Bantuan dikirim melalui pelayaran kapal cepat Sabtu (23/03) pukul 14.00 WiB dan diperkirakan tiba di pulau Bawean pukul 17.00 WIB. 

Pengiriman bantuan untuk korban gempa bumi dihadiri langsung oleh seluruh jajaran direksi PT Petrokimia Gresik di lapangan olahraga Tri Dharma. tidak hanya mengirimkan bantuan Petrokimia Gresik juga menerjunkan 10 orang tim perintis yang terdiri dari 4 relawan dari serikat pekerja, dokter dan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Petro Grahamedika. Mereka akan bertugas untuk membantu pengecekan kesehatan warga di Pulau Putri.

"Kami berharap tim ini nanti akan membantu masyarakat serta mencatat kebutuhan apa saja yang dibutuhkan masyarakat sehingga akan dikirim pada bantuan tahap kedua nanti," imbuh Dwi Satriyo. (rof/fir/han)

Editor : Hany Akasah
#pj gubernur #Bantuan #Kepala BPNB #jatim #gresik #Gempa Bawean #BUPATI