RADAR GRESIK - Menikmati wisata kota tua Gresik dengan menaiki Bus Wisata Bandar Grisse memiliki sensasi tersendiri. Apalagi, hal itu dilakukan saat ngabuburit menjelang berbuka puasa. Sambil menunggu adzan Magrib, masyarakat bisa menikmati suasana Kota Gresik di sore hari.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan Bus Wisata Bandar Grisse tetap beroperasi setiap akhir pekan Sabtu dan Minggu.
"Hanya jam operasionalnya yang berbeda. Jika pada hari biasa bus beroperasi pada pukul 15.00-17.00 WIB, 18.30 - 19.30 dan pukul 19.30 - 21 WIB, maka selama Ramadan jam operasinya berubah menjasi pukul 14.30 - 15.30 dan 16.00 - 17.00 WIB," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali.
Masyarakat akan diajak menyusuri jalan-jalan di Kota Gresik yang masuk dalam kawasan heritage mulai dari Kampung Arab, Kampung Kolonial, dan Kampung Pecinan.
Untuk rute perjalanan Bis Wisata Bandar Grissee dimulai dari Gedung Nasional Indonesia, Jalan Pahlawan, Gresik. Kemudian, Alun-Alun Gresik, Jalan Raden Santri, Jalan Basuki Rahmat, Jalan AKS Tubun, Jalan KH Zubair, dan Jalan KH Agus Salim sebelum kembali ke Gedung Nasional Indonesia.
Sedang untuk harga tiket bis ini adalah Rp 5.000 untuk umum dan Rp 3.000 untuk pelajar. Setiap perjalanan selama Ramadan, bus hanya mengangkut 35 penumpang. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq