RADAR GRESIK-Bus Trans Jatim Koridor III menambah rute dari Terminal Bunder Gresik ke Balongpanggang dan sebaliknya. Bus yang diberi nama Dyah Suhita tersebut mulai beroperasi awal tahun 2024, tepatnya tanggal 1 Januari 2024.
Dengan perpanjangan rute tersebut, maka jarak tempuh bus bertambah menjadi 50 kilometer.
Perpanjangan ini turut berdampak pada waktu tunggu keberangkatan antarbus menjadi kian lama, yakni bisa sampai 15 menit.
Baca Juga: DPMPTSP Gresik Tuntaskan Semua Permohonan IMB, Kini Beralih Terbitkan PBG
Sebelumnya maksimal hanya 10 menit antara bus pertama dengan bus berikutnya.
"Ya per 1 Januari 2024 ini, Bus Trans Jatim Koridor III diperpanjang sampai Gresik. Jarak tempuhnya ditambah 20 km, atau menjadi sekitar 50 km dari Terminal Kertajaya Mojokerto hingga Terminal Bunder Gresik atau sebaliknya," ujar Kasi Dalops LLAJ Mojokerto Dishub Jatim, Akhmad Yazid kepada Radar Mojokerto (JawaPos Group) pada Selasa (2/1)
Penambahan rute itu tak lepas dari tingginya permintaan masyarakat akan moda transportasi umum di wilayah aglomerasi Jawa Timur 1 seperti Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan.
Baca Juga: Calon Anggota DPRD Gresik, Ainul Farodisa Bersemangat untuk Majukan Perempuan
Bahkan Pemprov Jawa Timur juga akan menambah trayek baru lagi pertengahan tahun nanti. Yakni, rute Terminal Bunder Gresik hingga ke terminal Paciran Lamongan. Dengan begitu, maka layanan transportasi umum di enam daerah akan saling tersambung.
"Karena masyarakat sudah banyak yang menunggu, banyak yang berharap bisa terlayani sampai ke wilayah Gresik," tambahnya
Namun perpanjangan rute tersebut tak diikuti dengan penambahan armada bus. Sebanyak 20 bus yang selama ini sudah mengaspal akan terus dioptimalkan.
Baca Juga: Kartolo Sang Legenda Ludruk Jawa Timur Raih Person of The Year, Kesenian itu Kesadaran Bukan Paksaan
Dengan begitu jadwal keberangkatan dan durasi perjalanan bus secara otomatis berubah. Bahkan masa tunggu antarbus juga berubah menjadi lebih lama.
Hal ini yang diakui Yazid masih terus dioptimalkan agar bisa melayani penumpang dengan tepat waktu.
Baca Juga: Kartolo Sang Legenda Ludruk Jawa Timur Raih Person of The Year, Kesenian itu Kesadaran Bukan Paksaan
"Kami upayakan masa tunggu keberangkatan maksimal 15 menit dari bus sebelumnya yang sudah berangkat. Kalau sebelumnya bisa diusahakan hanya 10 menit," tutupnya
Di musim libur Natal dan Tahun Baru mulai 23 Desember hingga 1 Januari kemarin, lonjakan jumlah penumpang dialami Bus Trans Jatim koridor II dan koridor III.
Untuk Koridor II rata-rata jumlah penumpang mencapai 2.625 orang. Padahal di hari hari biasa hanya sekitar 1.555 penumpang. Sementara koridor III mencapai penumpang tertinggi hingga 4.018 penumpang. (han)
Editor : Hany Akasah