RADAR GRESIK-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik berusaha meningkatkan pemahaman masyarakat supaya ahli dalam dunia kerja.
Salah satunya dengan memanfaatkan pokir untuk pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) kepada masyarakat.
Anggota DPRD Gresik M Syahrul Munir menyatakan, melalui Pokir pihaknya membawa program ini ke desa, baik peralatan praktik maupun tenaga ahli serta lembaga pelatihan kerja yang ditunjuk.
"Kami berkegiatan di desa untuk pelatihan sertifikasi tenaga kerja. Satu angkatan ini 20 orang yang mendapatkan sertifikat keahlian," ujar Syahrul usai pelatihan di GOR Desa Tanggulrejo, Selasa, 5 Desember 2023.
Dipaparkannya, pelatihan kerja selama dua pekan ini sangat bermanfaat. Apalagi, banyak sekali informasi dan keahlian yang didapat. Pelatihan ini gratis. Pihaknya berharap bisa mendapatkan pekerjaan setelah menjalani program tersebut.
Menurutnya, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja atau penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan defisiensi produktivitas kerja.
Menurut UU Pokok Kesehatan RI No. 9 Th. 1960 Bab I Pasal II, Kesehatan Kerja adalah suatu kondisi Kesehatan yang bertujuan agar pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya, baik jasmani, rohani maupun sosial, dengan usaha pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja maupun penyakit umum.
"Banyak banget manfaatnya terutama bagi temen-temen yang awalnya belum tahu tentang kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Sekarang punya keahlian yang nantinya bisa dipakai bekerja di perusahaan yang temen-temen inginkan. Baik di JIIPE, atau Freeport, atau mungkin juga luar Gresik," kata salah satu peserta Ainul Yakin. (han)
Editor : Hany Akasah