GRESIK-Beberapa waktu terakhir perhatian publik tertuju pada pulau Rempang Batam yang akan disulap menjadi Rempang Eco-City. Adapun salah satu pihak yang disebut akan menanamkan investasi jutaan dollar yakni Investor asal China, Xinyi Glass Holdings Ltd yang merupakan pabrik raksasa yang memproduksi kaca.
Nah ternyata sebelum melakukan investasi di pulau Rempang, Xinyi Glass Holdings telah terlebih dahulu melakukan perjanjian dengan PT Berkah Manyar Sejahtera yang merupakan perusahaan Joint Venture antara AKRA dengan Pelindo pada Kamis (25/08) tahun lalu. Dalam perjanjian itu, Xinyi Glass Holdings melalui anak usahanya PT Xinyi Glass Indonesia (XINYI) melakukan pembelian tanah untuk pabrik produksi kaca di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) melalui investasi tahap pertama sebesar 700 juta dollar AS atau setara Rp10,5 triliun.
Baca Juga: DPMPTSP Gresik Proyeksikan KEK JIIPE Sumbang PAD hingga Rp 85 Miliar
Direktur Utama Berkah Manyar Sejahtera, Bambang Soetiono mengatakan, XINYI telah setuju membeli lahan yang luas dalam rangka pembangunan pabrik produksi kaca XINYI di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE. Dalam perjanjian yang sama XINYI juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan BMS untuk menyediakan berbagai utilitas termasuk listrik, air, gas alam, pengolahan limbah, fasilitas telekomunikasi dan internet serta infrastruktur dan fasilitas lainnya untuk mendukung pembangunan dan pengoperasian fasilitas produksi kaca XINYI di KEK JIIPE.
Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Pemkab Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo menegaskan, jika kehadiran investor PT Xinyi Glass Indonesia (XINYI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) disambut positif oleh masyarakat Gresik. Pemerintah daerah pun memberikan jaminan jika iklim investasi di kota wali sangat kondusif.
Baca Juga: Dukung Investasi Jatim, PLN Cek Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan KEK JIIPE
"Kami selalu menyambut dengan tangan terbuka semua investor yang hadir. Bagi Gresik ini akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sedangkan bagi masyarakat tentu akan tersedia lapangan pekerjaan baru," kata Agung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Gresik, kemarin.
Pemkab bertanggungjawab dalam menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dengan berbagai strategi dan pendekatan kemasyarakat. Sehingga selama bertahun-tahun Kabupaten Gresik menjadi daerah tujuan investasi. Setiap ada investor datang pesan kami hanya satu yaitu perhatikan warga lokal," tandasnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah