Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Antisipasi Kemacetan Akibat Jembatan Padeg Dibongkar, Kendaraan Besar Harus Masuk Tol

Muhammad Firmansyah • Rabu, 9 Agustus 2023 | 17:16 WIB
ANTISIPASI KEMACETAN: Dinas Perhubungan Gresik telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas seiring dengan rencana pembongkaran jembatan Padeg.
ANTISIPASI KEMACETAN: Dinas Perhubungan Gresik telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas seiring dengan rencana pembongkaran jembatan Padeg.

GRESIK - Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur dalam waktu dekat akan membongkar Jembatan Desa Padeg di Kecamatan Cerme. Nah, untuk menghindari kemacetan di jalan provinsi tersebut kendaraan roda 6 atau lebih yang ingin melintas diharuskan masuk kedalam tol Krian Legundi Bunder Manyar (KLBM).

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Gresik, Su'udin mengatakan, kegiatan pembongkaran jembatan Desa Padeg dijadwalkan pada tanggal (20/08) mendatang. Pelaksanaan proyek diprediksi memakan waktu hingga dua bulan kedepan. Untuk itu saat ini pihaknya terus mengintensifkan koordinasi  dengan Satuan Lalu Lintas Polres Gresik dan pengelola tol KLBM untuk mempersiapkan pola lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

"Dalam rapat koordinasi disampaikan jika pembangunan jembatan ini tidak menutup seluruh badan jalan. Artinya lalu lintas tetap dibuka dengan skema buka tutup. Hanya saja yang bisa melintas diarea ini kendaraan roda dua dan empat saja. Sedangkan kendaraan besar harus lewat tol," kata Suudin.

Dia mengungkapkan, meskipun sudah ada skema pengaturan lalu lintas namun pihaknya tetap mewaspadai kepadatan kendaraan pada jam rawan seperti pagi dan sore hari. Untuk itu tim LLAJR Gresik saat ini sedang menyiapkan jalur-jalur alternatif yang bisa dimungkinkan untuk mengurai kepadatan.

"Jika nanti lalu lintas sangat padat, roda dua bisa melintas masuk ke Desa Padeg dan langsung mengarah di Desa Gedangkulut Cerme atau Desa Karangan. Begitu juga sebaliknya. Yang pasti kami sudah meminta BBPJN agar menyiapkan petugas yang bertugas membuka jalan 24 jam maupun yang akan mengarahkan para pengendara untuk melintasi jalur alternatif," imbuhnya.

Sementara itu, agar masyarakat mengetahui lebih awal rencana pembongkaran jembatan Padeg. Suudin mengaku pihaknya sudah menyiapkan papan pengumuman yang akan ditempatkan diarea exit tol Kebomas maupun Bunder. Tidak hanya itu, Dishub Gresik juga bekerjasama dengan operatol tol di Gresik untuk menyampaikan sosialisasi ini melalui media reklame digital yang dimiliki.

"Harapannya semakin banyak papan himbauan dilapangan pengendara bisa mengantisipasi jalur-jalur yang harus dihindari sehingga tidak terjadi penumpukan," pungkasnya. (fir)

Editor : Hany Akasah
#BBPJN #KLBM #Macet #Padeg