Salah satunya pada ruas menuju ke Desa Metatu. Disana terlihat lubang menganga pada beberapa titik. Lubang-lubang itu terisi air sehingga membahayakan pengendara yang melintas.
Mirisnya, perbaikan diperkirakan baru dilakukan pertengahan tahun nanti.
Agus Ismanto, seorang warga Cerme mengatakan, jalan tersebut termasuk padat kendaraan. Apalagi di waktu pagi hari dimana para pedagang hingga anak sekolah beraktivitas. Tak ayal kerap kali membuat kemacetan.
Baca Juga : Pelebaran Jalan Manyar Akan Dimulai Awal Maret
"Kerusakannya sudah parah itu, banyak lubangnya. Kalau malam dan habis hujan, lubang itu tidak terlihat,” ucapnya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam APBD 2023 ini telah menganggarkan Rp 12 miliar untuk memperbaiki kalan tersebut. Anggaran sebesar itu digunakan untuk peningkatan dan perbaikan drainase.
Jalan Cerme-Metatu itu memiliki panjang sekitar 7,2 kilometer. Sejak 2019 lalu APBD sudah dikucurkan untuk peningkatan jalan tersebut. Hanya saja sejak 2021 kemarin anggaran itu berhenti meski sisa 1 kilometer pekerjaan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik Edi Pancoro mengatakan, tahun 2023 ini ditargetkan peningkatan jalan di ruas Cerme-Metatu itu bisa tuntas hingga tembus ke Jalan Raya Cerme. Masih ada sekitar 950 meter yang belum diaspal.
“Mulai depan Pasar Cerme itu ke timur hingga simpang tiga,” terangnya.
Namun saat ini memang pekerjaan belum dilakukan. Mengingat, untik peningkatan jalan tersebut akan dilakukan melalui proses lelang. Pihaknya berharap pada pertengahan tahun nanti pekerjaan sudah bisa dimulai.
Baca Juga : Jalan Morowudi Benjeng Ambles, Dinas PU Gresik Segera Ajukan Lelang
Selain itu, jalan yang sudah berlubang meski lelang belum selesai akan dilakukan rehab. Rehab itu akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Perlu diketahui, sejak 2019 lalu, Pemkab telah membangun jalan itu secara bertahap. Di 2019, Pemkab Gresik mengalokasikan APBD senilai Rp 12 miliar untuk ruas Kandangan. Kemudian di tahun 2020 dilanjutkan untuk ruas Dungus dengan nilai Rp 12 miliar. Setelah itu, anggaran untuk Jalan Cerme-Metatu dihentikan hingga 2023 ini. (fir/han) Editor : Hany Akasah