Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Investasi Rp 300 Juta, Sulap Waduk Jadi Kawasan Ekonomi Desa

Hany Akasah • Kamis, 19 Januari 2023 | 15:44 WIB
DORONG EKONOMI DESA : Wisata air Waduk Citani Wotansari (WCW) menyuguhkan pemandangan danau yang asri. (Dok/Radar Gresik)
DORONG EKONOMI DESA : Wisata air Waduk Citani Wotansari (WCW) menyuguhkan pemandangan danau yang asri. (Dok/Radar Gresik)
Gresik - Pemerintah Desa (Pemdes) Wotansari, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik mengembangkan Kawasan Ekonomi Desa berupa wisata desa yang dipusatkan pada sebuah waduk desa yang diberi nama Waduk Citani (Cinta Petani) dengan investasi awal sebesar Rp 300 juta untuk areal 2.500 meter persegi dari total areal tiga hektare.

Waduk Citani yang kini menjadi pusat aktivitas warga khususnya untuk berwisata dengan dilengkapi sedikitnya 10 gazebo dan perahu guna mengitari waduk termasuk ada 10 warung termasuk Warkop Noni milik BUMDES Giri Asih. KED Waduk Citani resmi beroperasi akhir tahun lalu.

Baca Juga : Peduli UMKM, Pemdes Babatan Bantu Pelaku Usaha Urus Legalitas

Kepala Desa Wotansari, Haryono menyatakan,  mulai akhir tahun 2022 telah menggagas pengembangan kawasan ekonomi desa sebagai pusat kegiatan dan perekonomian. Rencana awalnya adalah pasar desa, tetapi setelah bermusyawarah dengan sejumlah pihak, disepakati yang dikembangkan adalah wisata desa dan lokasi yang ditetapkan di waduk desa bernama Waduk Cinta Petani disingkat Citani.

"Waduk Citani kini telah menjadi Kawasan Ekonomi Desa Wotansari yang beroperasi akhir 2022 lalu secara sederhana,” kata Haryono di Waduk Citani,



Haryono yang didampingi Sekretaris Desa Wotansari, Kasman menyatakan, untuk nilai investasi awal berasal dari bantuan keuangan Pemerintah Kabupaten Gresik. BK (bantuan keuangan) Pemkab Rp300 juta ini digunakan untuk menata dan membangun kawasan waduk dan pengadaan gazebo termasuk membangun 10 stan warung serta membangun taman.

"Untuk sementara kawasan yang dikembangkan masih terbatas seluas 2.500 meter persegi atau seperempat hektar dari total lahan wisata desa yang dialokasikan seluas 30.000 meter persegi alias 3 hektar,” ungkap Hariyono.

Baca Juga : Peduli UMKM, Pemdes Babatan Bantu Pelaku Usaha Urus Legalitas

Pemdes Wotansari, kata Hariyono, tengah mencoba untuk mendesain site plain kawasan wisata ini secara keseluruhan, sehingga lahan tiga hektar itu bisa cukup untuk pengembangan wisata berbasis alam.

“Alhamdulillah Kawasan Waduk Citani ini berada di areal persawahan dan suasana alam desa masih sangat kental tampak sekali,” pungkas Haryono. (fir/han) Editor : Hany Akasah
#balongpanggang #radar gresik #berita gresik #gresik #Wotansari