Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Gresik Suudin mengatakan penerapan satu jalur di sekitar Alun-Alun berjalan lancar. Dan bisa mengurai kemacetan. "Sekarang kami mengundang warga untuk disosialisasikan lagi. Karena sudah berjalan satu bukan," ujarnya.
Dengan adanya sosialisasi ini masyarakat sekitar bisa menaati aturan terkait satu jalur yang telah ditetapkan. Pihaknya juga bakal memberikan sanksi kepada pelanggar. "Kami undang warga sekita biar pro aktif serta sosialisasi karena sudah satu bulan maka akan kita lakukan tindakan tegas supaya sadar berlalin," terangnya.
Terkait sanksinya saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Polres Gresik. Sebab, sesuai Undang - Undang (UU) 22 pemberi sanksi bagi pelanggar dijalan raya adalah polisi. "Nanti seperti apa petunjuknya dari Polres akan kami sosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga bisa sama-sama paham," ungkap dia.
Pihaknya saat ini juga masih melakukan rekayasa jalan saat ada penutupan setiap Jumat. Pihaknya sudah meminta usulan masyarajat. "Jadi nanti dari arah pahlawan tetap akan ditutup dan dialihkan ke Jalan depan Makam Maulana dan Jalan KH Zubair," imbuhnya. (rof) Editor : Hany Akasah