Pantauan dilapangan, kemacetan terjadi mulai dari Jembatan Brak Sumari, Duduksampeyan hingga Tugu Batas Wilayah Gresik-Lamongan. Baik dari arah Surabaya menuju Lamongan atau sebaliknya. Bahkan para pengendara harus rela mengantre hingga 2 jam untuk keluar dari kemacetan.
Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa mengatakan pengaturan lalu lintas wilayah tetap dilakukan oleh anggota di wilayah masing-masing.
"Kalau pertigaan Cerme dan Metatu itu pengaturannya dari anggota Cerme dan Sat Lantas Polres, kalau wilayah Duduksampeyan ya anggota Duduksampeyan," ujar Bambang.
Meski demikian, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional baik dari polsek atau Polres Gresik.
"Situasional, ada patroli Polsek dan Sat Lantas (Polres Gresik) biasanya," imbuhnya .
Sementara itu, Camat Duduksampeyan, Dedy Hartadi menuturkan pengecoran jalan mulai dari SPBU Setrohadi hingga depan kantor Koramil Duduksampeyan. “Untuk mengurangi kemacetan, pengecoran akan dibagi menjadi dua sisi jalan, yakni utara dan selatan,” kata Dedy.
Menurutnya, proses pengecoran sisi utara akan dilaksanakan dengan dua jalur (tengah dan samping). Sedangkan pengecoran sisi utara lajur samping akan dilaksanakan mulai tanggal (06/07) dan diperkirakan selesai pada tanggal (13/07). Sementara Proses pengecoran sisi selatan yang akan diperkirakan selesai pada tanggal (15/09)
Dijelaskan, saat pengerjaan di sebelah utara ada tujuh desa yang terdampak. Desa Duduksampeyan, Desa Petisbenem, Desa Kawistowindu, Desa Kemudi, Desa Wadak Kidul, Desa Wadak Lor, dan Desa Kramat. "Masyarakat bisa masih bisa melewati sisi samping utara Selanjutnya akan dilakukan penerapan rekayasa lalu lintas sampai kegiatan pengecoran selesai," terangnya.
Baca juga : Perbaikan Jalan Duduksampeyan, Pengendara Terjebak Macet Parah
Dedy tak menampik meski sudah ada sosialisasi melalui media sosial hingga pemberitaan, banyak pengemudi yang tidak mengetahui adanya perbaikan jalan di wilayah Duduksampeyan. Alhasil mereka harus memutar lebih jauh melalui jalur pantura. (fir/han) Editor : Hany Akasah