Hal tersebut dibuktikan dengan kedatangan tim penilai yang meninjau langsung ke Desa Banjarsari, Senin (6/6/2022). Tim penilai datang didampingi Pengurus PKK Kabupaten Gresik, disambut dengan bazar UMKM di lapangan Desa Banjarsari. Dalam prosesnya, penilaian lomba desa meliputi administrasi, kegiatan pokja, hingga peninjauan langsung ke lapangan oleh para juri.
Kepala Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Agus Suwondo mengaku usai menjadi juara dalam lomba desa tahun kemarin, Banjarsari berhak mewakili Kabupaten Gresik dalam lomba desa tingkat propinsi.
Baca juga : PKK Gresik Berhasil Fasilitasi Produk UMKM Masuk Perhotelan
"Dalam penilaian itu, kami mengusung beberapa aspek yakni, teknologi informasi, pelestarian adat budaya, inovasi dan investasi, tanggap dan siaga serta keamanan dan ketertiban, partisipasi, lembaga dan kapasitas masyarakat, pendidikan dan kesehatan, juga penanggulangan kemiskinan serta ekonomi," tutur Agus.
Selain kelengkapan data penunjang, tim penilai juga meninjau secara langsung beberapa aspek yang menjadi keunggulan Desa Banjarsari. Para tim penilai bisa melihat langsung berbagai produk UMKM yang dihadirkan langsung dalam bazar UMKM. Selain itu Desa Banjarsari juga berhasil mengurangi jumlah sampah dengan memanfaatkan pengolahan sampah menjadi barang berguna.
Selain berkesempatan melihat secara langsung berbagai produk UMKM, para juri bisa melihat langsung beberapa putra Banjarsari yang tergabung dalam SSB Poesponegoro jugling bola. Usai dari lapangan, para juri disuguhkan pagelaran kesenian wayang kulit putra asli Banjarsari di balai desa.
" Ini merupakan wujud kepedulian Desa terhadap pelestarian budaya terutama wayang kulit, dengan dalang putra asli Banjarsari," pungkas Agus Suwondo. (rir/han) Editor : Hany Akasah