Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Bentengan, Dolanan Gresik Sejak Zaman Sunan Giri, Ajarkan Taat Agama

Hany Akasah • Minggu, 13 Februari 2022 | 02:48 WIB
Permainan bentengan (dok)
Permainan bentengan (dok)
GRESIK-HOM-PIM-PAH-ALAIHOM GAMBRENG. Begitulah teriakan anak-anak di kampung Gresik sebelum menentukan tim regu dolanan bantengan. Permainan tradisional Gresik tersebut sudah dimainkan sejak zaman Sunan Giri.

Permainan itu terdiri dari dua tim regu dengan anggota genap. Jumlah anggota tidak dibatasi, bisa empat lebih hingga 10 anak. Kedua regu harus memiliki benteng yang nanti dipertahankan dan tidak dipegang oleh tim dari regu lainnya.

Photo
Photo
Permainan tradisional bentengan yang dimainkan oleh siswa SMAN 1 Gresik pada tahun 2017 lalu. (DOKUMEN RADAR GRESIK)

Permainan bentengan membutuhkan ketrampilan berlari dan berkelit dari lawan. Jika salah satu anggota tersentuk oleh lawan, mka anggota tersebut menjadi tawanan tim lainnya. Begitu juga sebaliknya. Pemenangnya adalah regu yang masih tersisa anggotanya.

Baca juga selengkapnya;

Nyolong Ponsel, Pelajar SMAN Favorit Gresik Diamankan Polisi

Dalam permainan ini, benteng diibaratkan dengan tempat menimba ilmu. Jika salah satu anggota tim regu keluar, maka orang tersebut tidak memiliki pegangan ilmu lagi. Lalu dikejar oleh timnya dimaksudkan untuk kembali ke bentengnya baik itu agama, sekolah, keluarga dan lain sebagainya.

Nilai filosofi lainnya dalam permainan bentengan yakni kita harus berpegang teguh. Manfaat lainnya adalah melatih keprajuritan, kemiliteran dan kelincahan sejak dini. (hani)

(Dikutip dari Buku Dolanan Gresik: 2017)  Editor : Hany Akasah
#bentengan #dolanan khas Gresik #permainan anak #Permainan Tradisional