Permainan itu terdiri dari dua tim regu dengan anggota genap. Jumlah anggota tidak dibatasi, bisa empat lebih hingga 10 anak. Kedua regu harus memiliki benteng yang nanti dipertahankan dan tidak dipegang oleh tim dari regu lainnya.
Permainan bentengan membutuhkan ketrampilan berlari dan berkelit dari lawan. Jika salah satu anggota tersentuk oleh lawan, mka anggota tersebut menjadi tawanan tim lainnya. Begitu juga sebaliknya. Pemenangnya adalah regu yang masih tersisa anggotanya.
Baca juga selengkapnya;
Nyolong Ponsel, Pelajar SMAN Favorit Gresik Diamankan Polisi
Dalam permainan ini, benteng diibaratkan dengan tempat menimba ilmu. Jika salah satu anggota tim regu keluar, maka orang tersebut tidak memiliki pegangan ilmu lagi. Lalu dikejar oleh timnya dimaksudkan untuk kembali ke bentengnya baik itu agama, sekolah, keluarga dan lain sebagainya.
Nilai filosofi lainnya dalam permainan bentengan yakni kita harus berpegang teguh. Manfaat lainnya adalah melatih keprajuritan, kemiliteran dan kelincahan sejak dini. (hani)
(Dikutip dari Buku Dolanan Gresik: 2017) Editor : Hany Akasah